Lewati Batas Wilayah, Penambangan PT Tripa Bara Dihentikan Warga Binjai Tapan

300

JURNALSUMBAR | Pesisir Selatan – Masyarakat  menghentikan aktifitas penambangan karena diduga melewati batas wilayah. Sejumlah warga beserta seluruh pemuka masyarakat Pemerintahan Nagari Binjai Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, menghentikan satu unit alat berat milik PT. Tripa Bara yang tengah melakukan penambangan, Selasa (12/3/2019).

Walinagari Binjai Tapan Jamirus mengatakan, aksi yang digelar oleh warga setempat dengan melibatkan seluruh unsur Pemuda, Bamus, Pemuka Masyarakat serta Pemerintah Nagari di daerah itu.

Disebabkan, karena masyarakat di daerah itu tidak menerima PT Tripa Bara telah melewati wilayah penambangan.

“Seharusnya, penambangan yang dilakukan oleh PT Tripa Bara adalah nagari sebelah Lunang Utara, Kecamatan Lunang. Tidak di nagari kita. Memang secara wilayah kita berbatasan, tapi itukan sudah ditentukan juga sesuai dengan surat izinnya,” sebut Wali Nagari Binjai Tapan Jamirus.

Hal pemberhentian ini hanya dilakukan sementara. Menjelang adanya titik terang antara pemimpin PT Tripa Bara dengan Pemuka Masyarakat.

Aksi tersebut dilakukan atas kesepakatan masyarakat dan melibatkan seluruh unsur seperti Tokoh Pemuda, Pemuka Masyarakat, Bamus dan juga Pemerintah Nagari.

“Kita sepakat diberhentikan dulu untuk sementara waktu. Sambil menunggu kejelasannya. Karna menurut kami penambangan yang dilakukan telah memasuki wilayah Nagari kita Binjai. Dan kita juga minta perlihatkan surat izin tersebut. Karna disana dicantumkan wilayah yang dibolehkan melakukan penambangan,” ujarnya Wali Nagari.

Lanjutanya, saat melakukan aksi pemberhentian alat berat tambang dalam bekerja, pihaknya bersama masyarakat membicarakannya dengan cara baik-baik.

“Ya, saat pemberhentian untuk tidak menambang. Kita bersama masyarakat melakukan negosiasi dengan cara baik-baik dengan pekerja. Dan pekerjapun menyetujui permintaan kita,” pungkasnya Wali Nagari Binjai Tapan Jamirus.

Untuk membahas lebih lanjut rencana malam nanti pihak walinagari, bersama masyarakat dengan tokoh masyarakat akan mengadakan rapat dan musyawarah, baru nantinya hasil rapat disampaikan ke pihak Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan.(Rega Desfinal)