MTQ Tingkat Provinsi Sumbar, Bupati Hendrajoni Lepas Kafilah Kabupaten Pessel

249

JURNALSUMBAR | Pesisir Selatan – Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni didampingi Ketua TP PKK, Lisda Hendrajoni melepas kafilah untuk mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Barat 2019  di Kota Solok, Jumat (14/6) di Masjid Akbar Baiturrahman Painan.

Pada kesempatan itu, Bupati berharap agar para kafilah dapat mengharumkan nama daerah pada ajang dua tahunan itu. Kemudian tetap menjaga kekompakan dan mengutamakan sportivitas.

Disampaikan tahun 2017 lalu, Pessel bertengger di peringkat 6 pada ajang MTQ tingkat Sumbar, dan tentu pada kesempatan lomba tahun ini prestasi yang diperoleh bisa lebih baik lagi.

Terlepas dari itu, visi besar di kabupaten ini adalah semaraknya kehidupan masyarakat yang religius atau agamais. Untuk mewujudkan itu, semarak kehidupan beragama terus didorong dengan memakmurkan mesjid dan rumah ibadah.

Setiap tahun pemkab menganggarkan bantuan sosial dan hibah kepada rumah ibadah yang disalurkan secara porposional. Sementara kegiatan MTQ rutin dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat nagari hingga nasional.

Terlepas dari itu, pemkab juga mendorong didikan subuh secara kontinu sehingga dapat membina generasi Pessel yang Islami dekat dengan masjid dan nilai-nilai spritual.

Dikatakan, kegiatan didikan yang diterapkan oleh TPA/TPSA juga perlu mendapat dukungan penuh dari semua elemen masyarakat, terutama sekali orang tua.

“Melalui kegiatan ini diharapkan pemahaman dan peningkatan pengetahuan secara dini bagi anak terhadap ajaran agama Islam bisa dilakukan, termasuk pembentukan akhlak anak didik. Hal itu menjadi pondasi kuat bagi mereka agar keimanannya tidak mudah goyah,” ucapnya.

Disebutkan, untuk memotivasi para anak didik aktif dalam kegiatan didikan subuh, maka pemerintah daerah melalui pemkab dan pemprov melakukan perlombaan setiap tahunnya.

Diantaranya, lomba baca Al Quran, pidato, sholat jenazah dan lainnya. Kemudian juga dialog interaktif dengan dewan hakim yang bertujuan untuk mengetahui sejauhmana kemampuan para santri tentang ilmu agama Islam, ungkapnya. (Rega Desfinal)