Peduli “Adat Lamo Pusako Usang”, Bupati Hendrajoni Diapresiasi Tokoh Inderapura

293

JURNALSUMBAR | Pesisir Selatan – Tokoh masyarakat Inderapura mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Bupati Hendrajoni Dt Bandobasau, karena baru kali ini ada seorang Bupati di Pesisir Selatan yang memiliki komitmen serta atensi yang besar terhadap “Adat Lamo Pusako Usang” di bekas wilayah kerajaan Inderapura itu.

Salah satu buktinya adalah dapat dilihat dari pelaksanan proyek pembangunan kantor Camat Pancung Soal yang dibangun dengan arsitektur perpaduan antara model rumah adat Pesisir Selatan dengan rumah adat Kerajaan Inderapura.

“Saya atas nama masyarakat Inderapura mengucapkan terimakasih kepada Bupati Hendrajoni, atas komitmen dan atensinya itu ,” kata salah seorang tokoh masyarakat Inderapura, Sutan Heriyadi, saat menyampaikan kata sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan Kantor Camat Pancung Soal, Selasa (30/7/2019).

Menurut Sutan Hariyadi, dalam gambar tehnis pelaksaan proyek kantor camat Pancung Soal, dapat dilihat model arsitektur atap rumah gadang Pesisir Selatan, sedangkan badan rumah dan ruangannya meniru rumah adat Kerajaan Inderapura.

Selain itu, simbol simbol adat Inderapura juga terlihat pada jumlah tangga bangunan kantor sebanyak 20 buah, hal ini menunjukan bilangan ninik mamak Nagari Inderapura nan duopuluah.

Selain Hendrajoni, istri Bupati Pessel kata Hariyadi, juga memiliki komitmen untuk melestarikan simbol-simbol Kerajaan Inderapura, ini terlihat ketika Lisda Hendrajoni, memperagakan pakaian adat Anak Daro Inderapura, pada peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Keluarga (HKG PKK) tingkat nasional di Padang.

” Kami sangat bangga dan terharu menyaksikan pakaian adat Kerajaan Inderapura dipakai ibu Lisda Hendrajoni,” tuturnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Inderapura, lainnya, Amrul mengemukakan kepedulian Bupati Hendrajoni, terhadap budaya khas Inderapura adalah terlihat rencana pembangunan sebuah tugu dengan khas Inderapura.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengemukakan, budaya daerah merupakan aset daerah dan memiliki nilai seni tinggi.

Sebagai pemerintah daerah, pihaknya memiliki komitmen tinggi terhadap pelestarian budaya, termasuk budaya Kerajaan Inderapura.

Dalam kesempatan itu, bupati juga menghimbau masyarakat Inderapura ikut melestarikan budaya Kerajaan Inderapura.

“Diharapkan dalam pesta perkawinan penganten memakai pakaian adat khas Kerajaan Inderapura,” kata bupati.

Kata bupati, selaku generasi muda kita harus melestarikan budaya yang ada di daerah. (Rega Desfinal)