Wabup Zuldafri Darma Menangis Di Depan Khalayak Ramai, Ini Penyebabnya…

347

JURNALSUMBAR | Batusangkar – Keberhasilan keberangkatannnya ke Tanah Suci Makkah Mukarramah berkat izin Allah SWT, dukungan dan doa masyarakat Tanah Datar.

Hal itu diutarakan Wabup Zuldafri Darma didampingi isterinya Ny. Retri Zuldafri Darma saat melaksanakan syukuran di kediamannya di jalan Malana Ponco Kota Batusangkar, Senin (15/7) sore.

Zuldafri Darma mengakui, keberangkatannya ke tanah suci merupakan ketetapan Allah. “Ini ketentuan Allah dan semoga sepulangnya saya dari Makkah berhasil meraih haji mabrur,” tutur Zuldafri Darma sembari menangis sesenggukan.

Seterusnya Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra mengucapkan selamat kepada Wabup Zuldafri Darma untuk menunaikan haji tahun 2019 bersama jemaah haji Tanah Datar bakal dilepas Rabu ( 17/7) lusa.

Kita mengharapkan, ucap Anton Yondra, sepulangnya Wabup Zuldafri Darma dari Makkah bisa memperoleh haji mabrur dan selalu dekat dengan masyarakat. “Pak Wabup Zuldafri bukanlah H Abidin(Atas biaya dinas ) karena biaya naik haji pak wabup menggunakan uang Pribadi sendiri”, tekan Anton Yondra.

Semenatara itu, Ketua MUI Sumbar Buya H. Gusrizal Gazahar, MAg mengharapkan wabup Zuldafri Darma dalam melaksanakan ibadah haji betul-betul fokus menyerahkan diri kepada Allah SWT. “Dalam melaksakan haji harus beriman dan bertakwa dulu, sedangkan puasa dan sholat untuk taqwa,” ujar Buya Gusrizal sembari menyarankan Wabup mencari kawan yang baik dan bisa mengingatkan dan memperbaiki ibadah kita.

Zaman dulu di Minangkabau, tiga orang pulang haji, yakni SMP (H. Sumanik, H. Miskin dan H. Piobang) mampu mengubah Minangkabau (Sumbar), dewasa ini tetapi perlu dipertanyakan , ratusan bahkan ribuan orang naik haji dan pulang haji namun tidak mampu melakukan perubahan dengan muncul LGBT, Narkoba dan tindak pidana lainnya.

Syukuran dihadiri Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas SH, ketua Pengadilan Negeri Batusangkar Ibuk Tiwik, forkopimda,  pemuka masyarakat H Darius Dt bandaro putiah, OPD  dan undangan lain. habede