Revisi Antar Waktu, Pengurus KONI Tanah Datar 2018-2022 akan Dikukuhkan Bulan September

185

JURNALSUMBAR | Batusangkar – Usai penjelasan lebar panjang tentang revisi antar waktu pengurus KONI Tanah Datar 2018 – 2022 oleh Ketum (Ketua Umum) KONI Tanah Datar Doni Eka Putra SE dalam rapat konsolidasi, dan sosialisaai pengurus di kantor Koni Tanah Datar, Kamis (1/8), akhirnya pengurus menerima revisi pengurus tahun 2018 – 2022 yang dikeluarkan KONI Provinsi Sumbar.

Dari 46 orang pengurus KONI ,dua mengundurkan diri lantaran sudah mendapat job baru , Randa dan Wahyudi sedangkan Hari Putra masih menunggu konfirmasi dari yang bersangkutan, sehingga nanti, kalau Hari Putra mengundurkan diri , maka KONI Tanah Datar akan memiliki 43 orang pengurus atau 44 orang, kata Ketum Doni seraya menyebutkan, rapat pengurus telah menerima dan tidak perlu disisip lagi.

Dengan disepakati revisi antar waktu itu, Doni mengharapkan seluruh pengurus dan bidang-bidang sudah melakukan aktivitas yang positif untuk kemajuan Koni dan olah raga di Luhak Nan Tuo.

” Dan kalau ada Masalah-Masalah akan dibicarakan, silahkan datang ke kantor untuk dirundingkan. Masalah WA Grup bisa kita manfaatkan hanya untuk informasi olah raga,” tekan Doni didampingi Ketua harian Zulkifli Bahri SH dan Sekum SY Mohd Sutan.

Dalam keterangan lain, Doni menyebutkan, pengukuhan pengurus antar waktu 2019 – 2022 dan pelantikan koordinator olah raga kecamatan akan ditaja dalam Raker (Rapat kerja ) KONI bulan September 2019 mendatang.

Sementara itu, Ketua harian Koni Tanah Datar Zulkifli Bahri SH menilai Pengurus era Tahun 2018 – 2022 meupakan pengurus cukup transparan dan bisa menerima masukan positif yang disampaikan pengurus dan anggota ke arah perubahan lebih baik. ” Mari kita sama-sama bertekad untuk kemajuan Koni dan olah raga Luhak Nan Tuo,” tegas Zulkifli Bahri SH.

Zulkifli Bahri merasa plong, khusus pelaksanaan Porprov tahun 2022 , Tanah Datar dan Padang panjang ditunjuk Tuan rumah Porprov ” Khusus Pembukaan ditetapkan di Tanah Datar dan penutupan di kota Padangpajang”, ucap Zulkifli Bahri mengakhiri. habede.