Dinamika Politik Sijunjung Bergolak; Syafrizal Turun Gunung, Benny Siap Lepaskan NIP

1329

JURNAL SUMBAR | Sijunjung — Kian seru! Ternyata saban hari, Dinamika politik jelang pemilu kepala daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat terus bergolak. Setelah delapan partai politik membentuk koalisi Lansek Manih yang digadang-gadang berpotensi mengusung duet Ketua DPC PAN, Aselfine – Ketua DPD Demokrat, Liswandi, kini giliran Syafrizal nyatakan siap maju tak gentar dengan partai yang menurutnya juga sedang dalam penjajakan.

Tak tanggung-tanggung, Syafrizal dengan nama lengkap Drs.H.Syafrizal Intan Kayo,MSi ini merupakan salah-satu tokoh Nasional asal Jorong Sungai Jodi, Nagari Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung yang istrinya asli Nagari Kampungdalam Lubuktarok ini pun tengah menjabat sebagai Kabiro Umum di Kantor Pusat Kementerian Agama RI. Kebetulan pada bulan Maret 2020 mendatang akan memasuki masa purna bhakti (pensiun).

Ia sengaja memutuskan pulang kampung dan siap mewakafkan dirinya untuk daerah, demi menuju perobahan daerah ke arah lebih baik, serta pembaharuan di segala bidang. Berikut dengan segala kemampuan, pengalaman dan jaringan yang dimiliki. Hal ini dikukuhkan lewat sebuah pertemuan akbar bersama sejumlah tokoh masyarakat Sijunjung di Wiswa Anggrek, Nagari Muaro, Minggu (15/9/2019), dan saat itu para tokoh masyarakat serempak menyatakan dukungannya.

Setelah sebelumnya Putra Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, pun menyatakan siap melepaskan NIP-nya dari dunia birokrasi berikut jabatan sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Sijunjung. Untuk selanjutnya segera melaju menjadi sang “Arjuna” Calon Bupati Sijunjung 2020, dengan mengedepankan skill/ kemampuan yang menurutnya telah siap membawa Sijunjung ke era baru sesuai harapan masyarakat.

Bahkan untuk menghadapi tantangan tersebut Ia mengaku telah mempersiapkan kerangka/rencana strategis (Renstra) pembangunan Sijunjung lima tahun kedepan. Berikut restu dari orang tua, saudara, dan segenap anggota keluarga tercinta.

“Sejauh ini dukungan terus mengalir dari masyarakat, hingga akhhirnya saya oleh para tokoh masyarakat diminta untuk ikut melaju menjadi Calon Bupati Sijunjung 2020. Karena ini adalah sebuah amanah, saya akan pertaruhkan segalanya,” jelas Syafrizal kepada Wartawan seusai mengikuti acara Silaturrahmi di Wisma Anggrek, pada Minggu (15/9/2019).

Terkait kesiapan kendaraan pengusung, tengah dalam penjejakan, bahkan sejumlah partai politik menyatakan telah memberikan lampu hijau untuk selanjutnya siap memberikan tumpangan. Termasuk kandidat pendamping sebagai Calon Wakil (Cawabup) nantinya.

“Kembali saya tegaskan, pokoknya saat kita fokus dulu pada pada persoalan maju atau tidak, dan hari ini resmi saya nyatakan bahwa saya telah siap untuk maju. Soal kendaraan pengusung, tunggu tanggal mainnya. Begitupun calon pendamping saya kelak,” beber Syafrizal.

Sebelumnya, tekad untuk siap maju juga ditegaskan Benny Dwifa Yuswir, saat ini tengah menjabat sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Sijunjung. Tak tanggung-tanggung untuk menjawab tantangan tersebut putra kedua dari Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin – Endra Yuswir ini menyatakan siap melepaskan NIP-nya dari dunia birokrasi, plus jabatan strategis (eselon 2) sebagai Kepala Bappeda Sijunjung.

“Kalau memang sesuai aturannya saya harus mundur dari pegawai negeri sipil (PNS), saya telah siap. Demi menahkodai Sijunjung secara full kedepan menuju pembaharuan sesuai harapan masyarakat,” tegasnya.

Terkait kendaraan pengusung, Benny mengaku kesiapan dirinya bahkan telah diperhitungkan secara matang baik melalui Parpol maupun melalui jalur independen.

Selain Benny juga muncul nama politisi energik partai Golkar, Arrival Boy, yang saat ini tengah menjabat sebagai Wakil Bupati Sijunjung. Arrival Boy sendiri oleh para para pengamat sempat disebut-sebut berpotensi menjadi “kuda hitam” yang sewaktu-waktu dapat merontokan formasi perpolitikan para lawannya. Anda penasaran, yuk simak terus seputar jelang Pilkada di Sijunjung di Jurnalsumbar.com. anton/ius
editor; saptarius