Persiapam Pamalayu, Camat Timpeh Zulkifli Kumpulkan Para Walinagari

132

JURNAL SUMBAR | Dharmasraya – Demam Pamalayu, begitu kalangan rakyat badarai menyebut naiknya tensi semangat menyambut Festival Pamalayu, tampaknya sedang mewabah di Kabupaten Dharmasraya. Mulai dari bupati, camat hingga walinagari dan juga rakyat badarai seluruhnya membicarakan Festival Pamalayu. Malah demam pamalayu sudah merambah ke dunia bisnis dan industri kreatif. Alhamdukillah.

Bagi Camat Timpeh Zukkifli, SPd,MM, Festival Pamalayu menjadi tantangan tersendiri pula. Pasalnya, sebagai camat dirinya harus melaksanakan sosialisasi untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat agar dapat memanfaatkan peluang sekaligus berkontribusi mensukseskan festival terlama di Ranah Minang.

Untuk acara Arung Pamalayu yang akan dihelat Senin 23 September 2019 pekan depan, Zulkifli mendapat tugas memfasilitasi kehadiran ninik mamak bersama seluruh bundo kamduang se Kecamatan Timpeh. “Sesuai instruksi pak bupati, kami akan memberikan fasilitasi bagi ninik mamak yang akan menghadiri acara di Pulau Sawah,” kata Zulkifli.

Untuk itu, Rabu (18/9/19) Zulkifli, mengumpulkan seluruh walinagari se Kecamatan Timpeh untuk diajak berembug guna memfasilitasi para ninik mamak dan bundo kanduang yang akan hadir dalam acara talkshow kemaritiman dan arung Pamalayu. “Alhamdulillah, saya sudah berbicara kepada pak walinagari, mereka siap memfasilitasi keberangkatan dan kepulangan ninik mamak dan bundo kanduang dalam acara di Pulau Sawah,” kata Camat Zulkifli.

Sementara, Kepala Dinas Budparpora Kabupaten Dharmasraya Sutan Hendri, S.IKom mengatakan, berdasarkan data yang ada di kantornya, Bupati Sutan Riska telah menulis undangan kepslada 300 ninik mamak pemangku adat se Kabupaten Dharmasraya plus bundo kanduang. Para ninik mamak dan bundo Kanduang, diharapkan langsung datang ke Pulau Sawah untuk mengikuti talkshow kemaritiman. Selain para pemangku adat, acara akan diramaikan oleh masyarakat umum, wisatawan, pelajar dan organisasi sosial kemssyarskatan.humas
editor;saptarius