Bupati Ali Mukhni Bicara Tantangan Era Digital di Hadapan 1.281 Wisudawan Vokasi Politeknik Negeri Padang

111

JURNAL SUMBAR | Padang — Berbicara mengenai tantangan di era digital atau revolusi industri dihadapan milenial pada pada wisuda ke-56 tahun 2019 Politeknik Negeri Padang (PNP), Minggu (20/10) tidak sekedar menyampaikan powerpoint bagi Bupati Padang Pariaman, Drs Alimukhni. Akan tetapi kesempatan kuliah umum dihadapan wisudawan/ti sebanyak 1.281 orang membuat Ali Mukni, tokoh pembangunan yang menggerakan Tarok City menjadi perhatian para milenial.

Ali Mukhni mengangkat tema kuliah umumnya “Menjawab Tantangan Industri 4.0 dengan Kreativitas, Inovatif dan Kolaboratif” dan selama mempresentasikan tema kuliah umumnya, Alimuhkni, yang pada awal karirnya sebagai guru itu mampu menarik perhatian audienya.

Acara wisuda ke-56 Politeknik kebanggaan Ranah Minang ini diikuti 1.281 orang terdiri 190 orang lulusan Program Sarjana Terapan (Diploma IV), 845 orang lulusan Diploma III dan 246 orang lulusan Diploma II. Usai sambutan Direktur PNP, Surfa Yondri, berikutnya kesempatan Alimuhkni untuk memberikan kuliah umum, selain para wisudawan/ti juga diramaikan para orang tua wisudawan.

Alimukhni menyatakan dengan kolaborasi akan terus berkembang dan untuk itu kolaborasi adalah kata kunci meningkatkan inovasi. Ia mencontohkan untuk pencapaian kemajuang pembangunan Kabupaten Padang Pariaman dirinya selalu berkolaborasi dengan orang lain, intansi, perusahan, universitas bahkan dengan negara lain. Hal itu tentu berkolaborasi dengan yang terdekat lebih didahulukan seperti berkolaborasi dengan masyarakat nagari dan kalangan muda/milenial.

Sementara kepada wisudawan, Alimukhni mengatakan pendidikan tidak berhenti setelah memporeleh gelar, lulusan perguruan tinggi di masa depan selalu membutuhkan keahlian keterampilan sosial, kompetensi berinteraksi dengan berbagai budaya penguasan literasi baru dan belajar sepanjang hayat.

Selain mempresentasikan powerpointnya, Ali Mukhni mampu menyampaikan paparannya secara emosional menyentuk kalangan milenial fokus mendengarkanya, akan tetapi juga tidak pula lupa mempromosikan potensi Kabupaten Padang Pariaman, diantarnya rencana pembangunan Tarok City. (Agusmardi)