Ops Sikat, Polres Sawahlunto Berhasil Ungkap Tiga Kasus Kriminalitas

423

“Penangkapannya berawal dari Tim Patroli yang curiga dengan gerak-gerik pelaku di TKP, mengetahui tim mendatanginya pelaku segera lari dengan meninggalkan sepeda motor miliknya, dari identitas sepeda motor inilah dapat diketahui identitasnya dan diamankan”

JURNAL SUMBAR | Sawahlunto – Dalam dua pekan Operasi Sikat Kepolisian Resor (Polres) Sawahlunto, Sumatera Barat, berhasil menggungkap 3 kasus kriminalitas. Operasi Sikat tersebut berlangsung selama 14 hari, yakni dari tanggal 5 hingga 18 Oktober 2019.

Kapolres Sawahlunto, AKBP Junaidi Nur, mengatakan, Operasi Sikat difokuskan untuk kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) dan pencurian dengan kekerasan (Curas). Dalam tiga kasus tersebut diamankan tersangka tiga orang di lokasi yang berbeda.

“Tersangka yang pertama diamankan pada 12 Oktober 2019 lalu, tersangka bernama Febi (25) dalam kasus pencurian monitor dan kontroler alat berat pada pertengahan tahun 2016 bersama tiga rekannya. Dua diantaranya sudah dijatuhi vonis dan menjalani hukumannya, sementara satu lagi masih daftar pencarian orang (DPO),” katanya di Mapolres Sawahlunto saat press release, pada Sabtu (19/10/2019).

Tersangka kedua, lanjut Kapolres, diamankan Alfudin (21) pada 14 Oktober 2019, ia diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polres Sawahlunto saat akan melakukan pencurian di sebuah ruko di Dusun Guguk Sumbayang, Desa Kolok Nan Tuo, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto.

“Pelaku menerangkan tujuannya masuk ke dalam ruko untuk mencuri. Ini merupakan aksi kedua yang sebelumnya dilakukan pada awal tahun dengan cara yang sama,” ujarnya.

Junaidi menambahkan, kasus ketiga yang diungkap yakni pada 18 Oktober 2019 dengan tersangka Sofik Sumarno (43) dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Dusun Simpang, Desa Kolok Nan Tuo Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto.

“Penangkapannya berawal dari Tim Patroli yang curiga dengan gerak-gerik pelaku di TKP, mengetahui tim mendatanginya pelaku segera lari dengan meninggalkan sepeda motor miliknya, dari identitas sepeda motor inilah dapat diketahui identitasnya dan diamankan,” tuturnya.

“Tidak sampai disana, dilakukan juga pengecekan di TKP, ternyata ada seorang warga yang mengalami kerugian puluhan besi pancang dan besi ulir. Ini menjadi bukti kuat bagi kami untuk mengamankannya,” pungkasnya kemudian.kal
editor;saptarius