Pasien Puskesmas Lubuktarok Membludak, Dokter dan Perawat Minim

453

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Memprihatinkan, pasien yang berobat di Puskesmas Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, membludak. Sayangnya, para pasien itu hanya ditangani satu orang dokter.

Hal itupun tak ditampik Kepala Puskesmas (Kapus) Lubuktarok, Hardi Sucipro. “Ya, pasien rata-rata sehari mencapai 50-60 pasien,”kata Hardi Sucipro, SKep menjawab awak media, pada Selasa (12/11/2019).

“Dengan pasien sebanyak itu, idealnya dokter dua orang dan 16 perawat sesuai jumlah penduduk. Sementara yang ada hanya satu dokter dan 10 perawat itupun sudah termasuk tenaga lapangan dan sukarela,”ucap Kapus Lubuktarok itu.

Sementera itu, tenaga gizi juga masih kurang. “Saat ini tenaga gizi satu orang dan tenaga labor juga satu orang. Idealnya, masing-masing dua orang. Jujur, kita masih minim tenaga medis,”tambah Hardi Sucipro.

Ia berharap adanya penambahan tenaga medis dan dokter untuk Puskesmas Lubuktarok. Apa lagi kedepannya diharapkan di Puskesmas Lubuktarok ada ruang inap. “Pada tahun 2021 nanti diharapkan sudah ada ruang inap di Puskesmas Lubuktarok untuk melayani pasien,”tambah Hardi Sucipro.

Kepala Dinas Kesehatan Sijunjung, Drg Ezwandra, MSc yang dicoba untuk konfirmasi tak berhasil dihubungi. Berulangkali dihubungi lewat telepon selularnya bernomor 0813746508xx pun tak diangkat. saptarius