Suku Piliang Datuak Paduko Rajo Lelo Bangun Rumah Gadang

256

JURNAL SUMBAR | Dharmasraya – Suku Piliang Datuak Paduko Rajo Lelo telah bertahun tahun tak memiliki rumah gadang, semenjak rumah gadang yang ada lapuak lantaran faktor usia. Kabar ini segera disampaikan kepada Bupati Sutan Riska oleh Walinagari Tabiang Tinggi, Seprianedi, S.Kom. Saat itu, Seprianedi berharap Pemkab dapat membantu biaya pembangunan kembali rumah gadang yang sudah dimakan usia.

“Tonggak masih ada pak dan mereka simpan. Kalau ada sedikit bantuan, maka kaum akan berswadaya agar kembali punya runah gadang,” kata Seprianedi kepada Bupati Sutan Riska di rumah dinasnya kala itu. Dan diluar dugaan, bupati muda yang juga rajo Koto Besar itu tidak perlu pikir panjang dan langsung memberi persetujuan. “Pak wali buat proposal dan ajukan melalui BKD. Insyaalah nanti saya acc,” kata bupati pemegang satyalencana pembangunan dari presiden ini.

Kabar kesediaan bupati untuk membantu dana bagi pembangunan runah gadang suku Piliang Dt. Paduko Rajo Lelo, Nagari Tabiang Tinggi, Kecamatan Pulau Punjung begitu cepat tersiar. Kaum Piliang langsung menggelar musyawarah dan menyusun perencanaan. Penggalangan dana juga dilakukan dalam kaum. “Rupanya semangat masyarakat terbudur. Itulah yang terjadi,” kata Camat Pulau Punjung Lasmita, SKM., M.Kes.

Meski bantuan pemerintah nilainya hanya Rp 50 juta, namun semangat masyarakat untuk berswadaya sangat tinggi, maka rumah gadang ukuran 6 x 15 m kini sudah hampir rampung. Dinding kayu terlihat baru, atap seng warna coklat juga baru. Hanya tiang saja yang terlihat kayu lama. Menurut Walinagari Seprianedi, kondisi penyelesaian bangunan sudah mencapai 90 persen lebih.

Jika dihitung, nilai swadaya sangat tinggi. Namun swadaya yang tinggi itu berkat adanya dana stimulan dari Bupati Sutan Riska. Jadi program pemberian dana stimulan dari Bupati untuk membenahi rumah gadang sangat tepat dan mampu menggerakkan swadaya masyarakat. “Kami benar benar terbantu.” imbuh satu satunya camat perempuan di Dharmasraya ini.

Pemkab Dharmasraya dengan visi mewunudkan masyarakat Kabupaten Dharmasraya yang maju dan berbudaya, belakangan memang konsern dengan sektor kebudayaan. Pelaksanaan Festival Pamalayu merupakan bukti nyata, bahwa Pemkab Dharmasraya serius dengan pembangunan kebudayaan. Bantuan untuk rumah gadang juga memjadi bukti betapa besar perhatian Pemkab untuk pengembangan kebudayaan.

“Budaya kita ini unik dan sangat luhur. Bisa membentengi anak kemenakan kita dari pengaruh budaya asing, bisa juga menjadi daya tarik wisata, bisa juga jadi penggerak ekonomi dan bisa juga untuk wadah mengekspresikan diri. Oleh karena itu, wajib bagi kita merawat dan memelihara serta mengembangkan kebudayaan kita. Apalagi dizaman disrupsi sekarang ini,” terang Sutan Riska.humas
editor; saptarius