Patut di Apresiasi, Demi Tugas, Guru SDN 3 Banjar Agung Nekat Berjalan Kaki Terobos Banjir Menuju Sekolah

355

JURNAL SUMBAR | Lampung – Hujan deras yang mengguyur wilayah Lampung Utara pada Selasa 21 Januari 2020 kemarin membuat sejumlah jalan terendam banjir.

Salah satunya jalan di perbatasan Desa Bandar Agung, dusun Bandar Rejo Kecamatan Muara Sungkai dengan Desa Haduyang Ratu dan Isorejo Kecamatan Bungamayang tidak bisa dilalui akibat luapan air dari sungai Sungkai.

Saat ini kondisinya sudah berkurang tinggal 1 meter.

Kepsek SDN 3 Bandar Agung mengungkapkan hujan deras yang terjadi beberapa hari ini membuat sungai Sungkai meluap sehingga mengakibatkan banjir dengan ketinggian 1,5 meter.

Namun hal itu tidak membuat dirinya serta para dewan guru yang lain putus asa untuk pergi ke sekolah.

Dengan mengenakan pakaian ASN para guru nekat menyeberang dengan berjalan kaki menerobos banjir hanya untuk berjuang agar bisa sampai ke sekolahan.

“Ya bagaimana lagi, dikala banjir, menjadi tugas menjadi guru membuat kami harus nekat menerobos banjir dengan berjalan kaki,” ujarnya, Rabu 22 Januari 2020.

Dirinya berharap agar pemerintah bisa turun ke lokasi, sebab jalan ini akses jalan menuju ke sekolah.

Sedangkan jalan yang lain cukup jauh melewati kebun tebu.

Sementara camat Muara Sungkai Jonismon mengatakan pihaknya bersama dengan aparat desa akan turun ke lokasi terjadi banjir.

Memang di dearah itu hampir setiap tahun selalu banjir ketika musim penghujan tiba.

Sebab dataran rendah.

Bila banjir otomatis tidak bisa dilalui baik kendaraan rodan dua maupun kendaraan roda empat. sumber.tribun.news