Dekranasda Sijunjung Raih Harapan 3 Diajang Festival Batik Sumbar 2025 Di Sawahlunto 

Ketua Dekranasda Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benni Dwifa bersama pengurus foto bersama usai meraih hadiah diajang Festival Batik Sumbar 2025, yang berlangsung Di Kota Sawahlunto. 

JURNAL SUMBAR| Sijunjung – Karya busana batik perwakilan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sijunjung berhasil meraih Harapan III pada ajang Festival Batik Sumatera Barat Tahun 2025 yang digelar di Kota Sawahlunto.

Kegiatan yang dikolaborasikan dengan Sawahlunto International Music Festival (SIMFes) tersebut berlangsung dua hari, 7-8 November 2025 di Lapangan Kawasan Taman Silo Sawahlonto.

Pada peragaan busana itu, Dekranasda Sijunjung menampilkan karya yang mengusung filosofi Geopark Ranah Minang Silokek. Motif batik yang digunakan merupakan batik ceta bacorak Centini asal Kamang Baru, yang memadukan keindahan perbukitan kars, bebatuan purba, aliran Sungai Batang Kuantan, hingga keanekaragaman hayati dan budaya yang menjadi ciri Geopark Silokek.

Busana ini dirancang oleh Rumah Jahit Dita Muaro, yang mengolah motif batik menjadi busana semi formal (casual meeting) berupa celana kulot yang dipadukan dengan blouse asimetris, menghadirkan kesan elegan, stylish, dan tetap fleksibel saat dikenakan. Pemilihan warna hijau botol dan peach memperkuat pesan harmoni dan kedekatan dengan alam.

Ketua Dekranasda Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benni Dwifa, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi tersebut.

“Prestasi ini bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi semakin menguatkan identitas Sijunjung melalui batik ceta bacorak yang terinspirasi dari kekayaan Geopark Silokek. Kami akan terus mendorong para perajin untuk berkarya dan berinovasi, sehingga batik Sijunjung dapat semakin dikenal dan dicintai di tingkat daerah, nasional hingga internasional,” ujarnya.

Adapun hasil lomba itu, Juara I – Kota Pariaman, Juara II – Kabupaten Pasaman, Juara III – Kota Padang Panjang. Kemudian, Harapan I – Kabupaten 50 Kota, Harapan II – Kota Solok dan Harapan III – Kabupaten Sijunjung

Selain itu, masing-masing juara juga mendapatkan uang pembinaan :
* Juara I: Rp2.000.000,-
* Juara II: Rp1.500.000,-
* Juara III: Rp1.250.000,-
* Harapan I: Rp1.000.000,-
* Harapan II: Rp750.000,-
* Harapan III: Rp500.000,-

Melalui ajang ini, Kabupaten Sijunjung terus memperkuat promosi batik ceta bacorak sebagai identitas budaya lokal dan bagian dari narasi besar Geopark Ranah Minang Silokek. (tri)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.