“Father is a Hero in my life ” Bersama Ayah, Seru Lho, SDIT Alam Talago Sawahlunto Punya Cerita 

Suasana seru siswa sehari Bersama Ayah, momentum yang tak terlupakan bersama SDIT Alam Talago Sawahlunto Puncak Cerita 

JURNAL SUMBAR| Batusangkar – Diwajah ratusan siswa – siswi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Alam Talago, Kecamatan Barangin, Kota Sawahluto, Sumatera Barat, itu terpancar wajah yang berseri-seri.

Mereka terlihat begitu senang bersama ayah mereka. Bahkan, sepanjang Sabtu (22/11/2025) hingga sore, Di Emersia Edu Park Batusangkar, betul-betul melepaskan kerinduan mereka bersama ayah. “Bersama Ayah Itu, Seru Lho,” ciloteh beberapa siswa terlihat senang.

Kepala Sekolah SDIT Alam Talago, Delvia Sepniwati,S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ayah yang hadir.

“Sekolah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ayah yang telah meluangkan waktu untuk acara Sehari Bersama Ayah ini,”kata Delvia.

Kepsek SDIT Alam Talago, Sawahlunto, Delvia Sepniwati, S.Pd.,

“Ini adalah bukti nyata bahwa ayah memiliki komitmen untuk memberikan pendidikan kepada ananda,” ujar Delvia.

Ditambahkannya, kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan di SDIT dibawah Yayasan Raudhatul Jabbal sekaligus memeriahkan hari ayah Nasional yang jatuh setiap 12 November.

Berbagai game atau permainan yang membutuhkan kerjasama antara anak dan ayah dimainkan , sehingga akan semakin merekatkan hubungan emosional atau Chemistry antara keduanya.
“Kegiatan menghabiskan waktu bersama ayah secara umum kita lakukan setiap tahun. Manfaatnya termasuk mempererat hubungan keluarga dan memberikan anak pengalaman positif,” tanbah Kepala SDIT Alam Talago, Delvia Sepniwati.

Kegiatan kali ini kata dia mengangkat tema “Father is a Hero in my life ” Ayah adalah pahlawan kehidupan, pahlawan keluarga yang menjadi harta kedua yang paling berharga di dunia.

Bersama Ayah, Seru Lho..

Dewasa ini kata dia lagi, di era teknologi dan gadget, keterikatan pada layar sering kali membuat jarak antara anak dan orang tua terutama ayah. Karena kesibukan di dunia digital, sementara kehadiran emosional dan mental di dunia nyata justru semakin berkurang.
“Namun Alhamdulillah kegiatan ini rutin tiap tahun dan selalu diikuti dengan penuh antusias oleh para ayah. Semoga chemistry antara ayah dan anak semakin erat, menjadi memori terindah yang akan selalu dikenang oleh anak hingga dewasanya nanti,” ungkap dia.

Salah seorang wali murid Fadlan, mengungkap sangat mendukung dan apresiasi kegiatan yang diakukan ini. Biasanya kata Fadlan untuk urusan sekolah diserahkan saja kepada istri.
“Kadang kita abai dan ego jika urusan anak disekolah adalah urusan istri. Padahal keberadaan ayah disamping anak terutama dalam aktivitas yang berkaitan dengan membangun kreativitas sangat vital,” ungkap Fadlan.(riky)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.