Melalui Dinkes dan Apkesmi, Pemkab Sijunjung Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Keuangan Puskesmas melalui BLUD, Ini Narasumber dan Keynote Speaker

Bupati, Sekdakab dan Kadis Kesehatan Sijunjung Jadi Keynote Speaker 

JURNALSUMBAR|Sijunjung – Sebanyak 13 pimpinan Puskesmas dan pihak terkait lainnya, se-Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, sepanjang Senin-Rabu (17-19/11/2025) mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas keuangan Puskesmas melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung itu, melakukan kerjasama Dengan Direktorat BLUD, BUMD, dan BMD Bina Keuda Kemendagri dalam hal penggunaan Aplikasi E-BLUD yang dilaksanakan disalah satu hotel di Kota Padang.

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir

Kegiatan itu sendiri dipandu Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Akselerasi Puskemas Indonesia (APKESMI) Sijunjung yang menghadirkan dua narasumber yang pakar dibidangnya dari Kemendagri.

Kedua narasumber itu, Drs.H. Yudia Ramli, M.Si., Direktur BLUD BUMD dan BMD Kemendragi dan R.Wisnu Saputro, S.E.,M.AP., Kasubdit BLUD Kemendragi.

Tak hanya itu, pelatihan peningkatan kapasitas keuangan Puskesmas melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) itu juga menampilkan Tiga Keynote Speaker handal dibidangnya.

Ketiga Keynote Speaker itu, terdapat nama Bupati Sijunjung, Dr.Benny Dwifa Yuswir,S.STP.,M.Si.,Sekdakab Sijunjung, Dr.Zefnihan,AP.,M.Si., dan Kepala Dinas Kesehatan Sijunjung,Harry Oscar Hidayat, S.STP.,M.Si.,

Ketua DPC Apkesmi Sijunjung

Hal itu dibenarkan Ketua DPC APKESMI Kabupaten Sijunjung, drg.Deby Puri Perta, selaku penyelenggara bersama Dinas Kesehatan Sijunjung.

“Iya, kegiatan berlangsung selama tiga hari, yang berlangsung sejak Senin hingga Rabu (17-19/11/2025),”sebut Deby yang juga Kapus Tanjung Gadang itu menjawab Jurnalsumbar.Com, sebelum kegiatan berlangsung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, Harry Oscar Hidayat, S.STP., M.Si., menyebutkan, pelatihan peningkatan kapasitas keuangan Puskesmas melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang dikemas DPC APKESMI Kabupaten Sijunjung itu, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan pengelolaan yang lebih profesional dan mandiri.

Kadis Kesehatan Kabupaten Sijunjung, Harry Oscar Hidayat, S.STP., M.Si.,

Tujuan dari pelatihan ini adalah:

1. Memberikan pemahaman komprehensif tentang konsep, regulasi, dan mekanisme pengelolaan BLUD sesuai peraturan pemerintah dan peraturan menteri terkait.
2. Membekali peserta dengan keterampilan teknis dalam pengelolaan keuangan, manajemen sumber daya manusia, dan pelayanan publik berbasis BLUD .
3. Meningkatkan kapasitas Puskesmas dalam menyusun rencana bisnis dan anggaran (RBA) serta pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
4. Mendorong efisiensi dan efektivitas operasional layanan kesehatan melalui penerapan prinsip-prinsip bisnis yang sehat .
5. Mempersiapkan peserta untuk menghadapi evaluasi kinerja BLUD yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan dewan pengawas.
6. Mendukung transformasi Puskesmas menjadi unit kerja mandiri yang mampu memberikan layanan optimal kepada masyarakat.

“Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman mendalam tentang BLUD dan penerapannya dalam konteks Puskesmas dan Rumah Sakit, serta keterampilan pengelolaan keuangan BLUD yang sesuai dengan standar yang berlaku,”jelas mantan Sekretaris Bappeda Kabupaten Sijunjung itu.

Sekdakab Dr. Zefnihan, Ap, ,M.SI.,

Disebutkannya, penerapan BLUD di Puskesmas memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Dengan fleksibilitas ini, pengelolaan keuangan menjadi lebih leluasa dengan mengadopsi praktik bisnis yang sehat, tanpa berorientasi pada keuntungan, tetapi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat.

“Pelatihan peningkatan kapasitas keuangan Puskesmas melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan pengelolaan yang lebih profesional dan mandiri ,”paparnya.

Ia menambahkan, pada tahun depan (2026-red) penggunaan dana BLUD harus dengan sistem.  “Kalau dak jo sistem agak payah mengawasinya. Jadi mirip dengan SIPD punya Pemda,”sebut alumni IPDN Jatinangor itu.

“Sehingga Bisa terkontrol penggunaan dan BLUD,”terang Kadis Kesehatan.

Ditambahkan Ari, begitu sapaan akrab Kadis Kesehatan itu, penggunaan aplikasi e-BLUD direkomendasikan oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi keuangan dalam operasional BLUD.

“Tujuan pelatihan e-BLUD ( Badan Layanan Unum Daerah) adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur dalam mengelola keuangan BLUD secara Elektronik, yang mencakup pemahaman konsep BLUD, penggunaan aplikasi e-BLUD, dan pelaporan keuangan berbasis digital yang akurat dan transparan, Dan pelatihan ini juga untuk mewujudkan tata kelola BLUD yang baik, efektif dan efisien,”tegas Ari.

Manfaat yang akan diterima peserta adalah :
1. Mempermudah proses pencatatan, pelaporan dan analisis data keuangan secara real time.
2. ⁠meningkatkan keandalan dan transparansi laporan keuangan BLUD.
3. ⁠Mengurangi potansi kesalahan manual serta mempercepat pengambilan keputusan berbasis data,
4. ⁠memberikan pemahaman menyeluruh terhadap regulasi keuangan daerah dan penerapan teknologi terkini di bidang BLUD.

“Kegiatan ini dilaksanakan di Kota Padang, hal ini dikarenakan penggunaan Aplikasi E-BLUD membutuhkan Sinyal Internet yang harus memadai karena setiap pengelola BLUD terdiri dari KPA, PPTK, Bendahara, Perencana secara bersamaan akan menjalankan aplikasi tersebut pada saat pelatihan atau bimtek ini,”paparnya.

“Tentu pelatihan ini harus dilakukan di tempat yang mendukung untuk hal tersebut dan agar berjalan dengan sebagaimana mestinya. Kegiatan pelatihan ini sepenuhnya menggunakan dana Badan Layanan Umum Daerah ( BLUD ) yang ada pada Rumah Sakit, Laboratorium dan Puskesmas,”jelasnya.

Ia juga menyebutkan, puncak HKN untuk Kabupaten Sijunjung pada tahun 2025 ini dilaksanakan pada 26 Nopember mendatang.

“Acara puncaknya berupa Germas, hari anak dan launching TOSS TB. Kegiatan juga akan melakukan pengabdian di Nagari Paru pada 28 dan 29 Nopember 2025,”tambahnya.*

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.