Sumbar Dikepung dan Diterjang Banjir, Ini Daerah Terdampak

Inilah Kondisi Sumbar saat  Dikepung dan Diterjang Banjir

JURNAL SUMBAR | Padang – Bencana alam banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar) kian meluas. Hampir ditiap daerah ditimpa bencana.

Untuk itupula, Pemprov Sumbar, menetapkan masa tanggap darurat bencana selama 14 hari.

Bencana yang terjadi dalam beberapa hari terakhir itu kini meluas ke 13 kabupaten/kota.

“Sudah kita tetapkan masa tanggap darurat. Selama 14 hari, terhitung kemarin hingga 8 Desember,” kata Sekdaprov Sumbar, Arry Yuswandi, Rabu (26/11/2025) kemarin kepada wartawan.

Berdasarkan data BPBD Sumbar, sebaran 13 daerah yang terdampak itu adalah; Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Tanah Datar, Agam, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kota Pariaman, Pasaman Barat, dan Kota Bukittinggi. Selain itu juga ada Kota Solok, Padang Panjang, Limapuluh Kota, dan Pasaman.

“Sementara, sesuai laporan, ada 13 daerah yang terdampak. Dalam hitungan kerugian, sekitar Rp4,9 miliar. Tapi data itu masih terus bergerak, karena tim masih berada di lapangan,” kata jubir BPBD Sumbar, Ilham Wahab seperti dikutip dari detik.com.

Dari 13 daerah itu, Padang Pariaman menjadi wilayah paling parah terdampak banjir, sementara Kabupaten Agam terparah dampak longsor. Daerah lainnya yang tergolong parah adalah Kota Padang, yang mengalami banjir di 7 kecamatan.

“Di Kabupaten Padang Pariaman, sesuai dengan laporan yang kita terima, ada 42 nagari dari 17 kecamatan yang terdampak, dua jembatan rusak. Di Kabupaten Agam, terjadi tanah longsor yang mengganggu 171 meter jalan dan memutus akses air bersih,” imbuhnya. (sumber: detik.com) Foto dari berbagai sumber 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.