Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Pemkab Sijunjung menyelengarakan kegiatan Pertemuan Pembelajaran Sebaya (Peer learning meeting/PLM) Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
JURNAL SUMBAR | Sijunjung –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung, Sumatera Barat, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, menyelengarakan kegiatan Pertemuan Pembelajaran Sebaya (Peer learning meeting/PLM) Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Tingkat Kabupaten Sijunjung Tahun 2025 yang dilaksanakan di Balairung Lansek Manih Kantor Bupati Sijunjung pada Rabu, 23 Desember 2025.
Kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S. Pt dan dihadiri Staf Ahli Bupati, Bobby Roespandi, AP. M. Si, Kepala Lapas Kelas II B Muaro Sijunjung, Ahmad Junaidi, A.Md. IP.SH. MM, dan Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung yang juga merupakan Bunda Literasi Kabupaten Sijunjung, ibu Nedia Fitri Benny Dwifa selaku narasumber bersama Kepala Perpustakaan Nagari Koto Tuo, Zulmi Septiadi.
Wakil Bupati, Iraddatillah dalam sambutannya mengatakan, Arsip bukan sekedar dokumen administrasi, tetapi memorikolektif daerah yang merekam kebijakan, peristiwa penting, dan perjalanan pembangunan Kabupaten Sijunjung.
“Jika arsip dikelola dengan tertip dan profesional, maka kita sedang menjaga identitas, akuntabilitas, dan sejarah daerah kita sendiri, ” ujar Wabup.
Melalui penerapan aplikasi SRIKANDI, Wabup Iraddatillah berharap pengelolaan arsip disetiap kantor menjadi lebih tertib, lebih aman, dan lebih mudah diakses, sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Mari senantiasa kita wujutkan tertip arsip dikantor masing masing-masing, dan bersama -sama menjaga arsip sebagai warisan dan memorikolektif Kabupaten Sijunjung untuk generasi yang akan datang, “ajak Wabup.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dr. Edwin Suprayogi, M. Kes., mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatnya pemahaman stake holder dan pengelola perpustakaan mengenai pelaksanaan TPBIS, memberikan motivasi bagi pengelola perpustakaan dalam pelaksanaan kegiatan TPBIS, dan meningkatnya kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak sebagai mitra perpustakaan.
Peserta kegiatan ini lanjut Edwin adalah sebanyak 130 orang yang terdiri dari Kepala OPD, Instansi Vertikal, Camat, Kepala Bagian setdakab, Perguruan Tinggi, Organisasi Masyarakat, Wali Nagari, Pengelola Perpustakaan Nagari, Kepala sekolah, Forum TBM Kabupaten Sijunjung, Forum Arsiparis Kabupaten Sijunjung, pemustaka terbaik, para pelatih/guru kegiatan TPBIS di perpustakaan daerah dan pegiat literasi.
Pada acara tersebut juga dilaksanakan penyerahan hadiah lomba perpustakaan terbaik tahun 2025 kepada Wali Nagari Koto Tuo, Wali Nagari Padang Sibusuk, dan Wali Nagari Pamuatan. Penyerahan piagam perpustakaan nagari dengan implementasi TPBIS terbaik tahun 2025 yaitu kepada Wali Nagari Koto Tuo, Nagari Bukit Bual, Nagari Padang Sibusuk, Rumah Edukasi Kumanis, Nagari Pamuatan, Nagari Lubuak Tarok, dan Wali Nagari Taratak Baru.
Selanjutnya penyerahan piagam pemustaka terbaik tahun 2025 kepada Hafiz Zaki Mukhsis dan Kaisan Septio Abrazki. Penyerahan piagam penghargaan pelaksanaan pengelolaan arsip dinamis terbaik tingkat Kabupaten Sijunjung tahun 2025 kepada Kecamatan Sumpur Kudus, Dinas Pertanian, dan Dinas PMPTSP. Penyerahan penghargaan penerapan srikandi terbaik tingkat Kabupaten Sijunjung tahun 2025 kepada Kecamatan Sumpur Kudus, Dinas Pertanian dan Sekretariat Daerah.
Kemudian dilanjutkan penyerahan piagam narasumber TPBIS Tahun 2025 kepada Mulyadi PNP, Sri Puji Astuti, Rika Puspa Meri, dan Farid Andika. Penyerahan piagam penghargaan penggiat literasi kepada Ramadhan Fitria, TBM Kembara, Cadiak Rumah Baca, TBM Rumah Atok Ijuak, dan Komunitas Sijunjung Muda Berkarya.
Ditutup dengan penyerahan bantuan Komputer untuk nagari replikasi mandiri kepada Wali Nagari Lubuak Tarok, Wali Nagari Taratak Baru, Wali Nagari Padang Sibusuk, dan Wali Nagari Koto Baru.andri
