JURNAL SUMBAR | Kuala Lumpur Malaysia – Masyarakat Minang Malaysia hadiri perhelatan akbar “Festival Budaya dan Masakan Warisan Minangkabau” yang selama dua hari, Sabtu dan Minggu (27-28/4) di Muzium Negara Kuala Lumpur Malaysia.
Acara yang diprakarsai oleh Kampoeng Minang, yaitu komunitas muda mudi Minang yang ada di Jakarta yang kemudian mengajak Jaringan Masyarakat Minangkabau Malaysia (JM3), Minang Diaspora Network dihadiri oleh banyak masyarakat Minang Malaysia dan Indonesia, maupun turis-turis asing yang sedang mengunjungi Muzium Negara Malaysia yang dihadiri kurang lebih seribu masyarakat Minang.

Menurut Deputy Presiden MDN-G (Minang Diaspora Network Global) Dirwan Ahmad Darwis, acara yang didukung penuh oleh Jabatan Muzium Malaysia ini menjadi paripurna, karena tidak hanya menggelar pesta budaya dan masakan warisan Minangkabau, tetapi juga peluncuran buku spektakuler berjudul “Generasi Emas (Pemikir Gadang Minangkabau) oleh yang berbahagia Tan Sri Dato’ Seri Utama Dr. Rais Yatim, dan Peluncuran Minangkabau Card, yaitu semacam Kartu Diskon yang diterbitkan oleh Yayasan Diaspora Minang Dunia (Minang Diaspora Network Global).
Acara juga dihadiri oleh Komjen Pol Purn Ahwil Loethan selaku Dewan Penasehat MDN serta Sylvia Djardjis Husman selaku Dewan Pembina MDN.

Jadi acara kali ini bukan hanya memperkenalkan budaya dan masakan Minangkabau, tetapi sekaligus memperkenalkan Minangkabau Card sebagai salah satu cara menyatukan Masyarakat Minang di seluruh dunia, baik pengurus organisasi Minang yang menerbitkan kartu, pengusaha/merchant yang memberikan diskon maupun masyarakat/konsumen yang menikmati diskon diberbagai merchant urang awak di seluruh dunia.
Menurut Burmalis Ilyas, Executive Director Minang Diaspora Network Global, dengan diluncurkannya Minangkabau Card oleh Tan Sri Dato Sri Utama DR. Rais Yatim selaku Ketua Dewan Penasehat Jaringan Masyarakat Minang Malaysia (JM3) maupun Jaringan Perantau Minang Dunia (MDN-G) akan menambah kepercayaan masyarakat terhadap kartu multi guna ini. Karena selain kartu diskon, kartu ini juga bisa sebagai kartu non-tunai (E-Money) untuk bayar tol , parkir, busway, mrt dan juga sebagai kartu anggota masyarakat Minang dunia.

Burmalis Ilyas dengan pengurus JM3 akan berusaha mendata dan mensurvey merchant urang Minang yang ada di Malaysia seperti Rumah Makan Minang, Tour Travel, Hotel dsb yang berkenan memberikan diskon kepada pemegang minangkabau card dan akan berusaha mempromosikan usaha urang awak tersebut keseluruh dunia.
Selain pameran bazar kuliner dan kerajinan Minang acara juga diisi oleh hiburan tari-tarian persembahan ISI Padang Panjang dan Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh serta fashion show dan 1000 randai. Acara juga dihibur oleh Artis top Minang Kintani dan artis top Ibu Kota Jakarta Nova Yuliana dan dihibur juga dengan permainan KIM oleh Ayu Blank dengan berbagai hadiah menarik.
Burmalis Ilyas mewakili MDN dan panitia dari Kampoeng Minang yang diawaki oleh Andika dan Jenni Mulrita dan JM3 yang dimotori oleh Prof. DR. Firdaus Abdullah, Dirwan Ahmad Darwis, Datuk Shawaludin, bpk Aizat, Bpk Haswin Darwis, bapak Wahdi, bpk Riyal sago dan lainnya mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensponsori acara ini seperti PT. PERTAMINA, BRI, Wardah, Ria Transfer, Hotel Bunda Bukit Tinggi (H. Asril Kunango Jantan), Hotel dan Mall Muara Grup Ternate (Ismi Anas dan Ibu Soviaty Munir), serta semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
Menurut Burmalis Ilyas acara ini merupakan pemanasan untuk acara pertemuan Minang sedunia (Minang Diaspora Network Global Forum) yang ke 2 yang insya Allah juga akan diadakan di Kuala Lumpur Malaysia tahun ini. “Pertemuan Minang sedunia pertama kali alhamdulilla sukses dilaksanakan di Melbourne Australia September 2018 tahun lalu,” ujar Burmalis Ilyas. Rilis