Keuangan Pemkab, Fraksi-fraksi DPRD Tanah Datar Apresiasi Raihan Delapan Kali Opini WTP

JURNAL SUMBAR | Batusangkar – DPRD Tanah Datar, Selasa (28/5) kembali menggelar Sidang Paripurna Pembicaraan Tingkat I sesi II dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Penjelasan Bupati terhadap Ranperda Laporan Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 di ruang sidang DPRD Tanah Datar.

Saat penyampaian pandangan umum, fraksi-fraksi mengucapkan selamat dan mengapresiasi pencapaian WTP Murni ke-8 dan tujuh kalinya berturut-turut, serta prestasi terbaik nasional dan memperoleh penghargaan perencanaan nasional (PPD) dari Presiden RI.

Dalam kesempatan itu, kebanyakan fraksi mempertanyakan target pendapatan tidak sesuai, yakni Rp 1,29 triliun, realisasi hanya Rp 1,23 triliun lebih (94.43 persen).

Pandangan awal dilakukan fraksi Fraksi PKS dengan jubir (juru bicara ) Istiqlal setelah menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Daerah atas pencapaian WTP Murni dari BPK RI untuk ke 7 kalinya, kemudian memberikan saran dan pertanyaan kepada Bupati . “Fraksi PKS menilai potensi pajak bumi dan pajak restoran belum terkelola dengan baik, sebenarnya hal itu bisa meningkatkan PAD,” ujar Istiglal.

Pandangan diteruskan fraksi PAN jubir Alimuhar Sutan Tunaro memfokuskan perhatian terhadap dunia pendidikan. PAN memperoleh informasi dari masyarakat siswa yang hafizh Al Qur’an tetapi tidak diterima di SMP Favorit. Tolong penjelasannya begitu juga penetapan zonasi dalam penerimaan siswa SMP karena hal itu ditetapkan beberapa guru saja.

Seterusnya pandangan disampaikan fraksi PPP, fraksi Hanura, fraksi Golkar, fraksi Gerindra, fraksi PDI P, fraksi Bintang Nasdem dan fraksi Demokrat sekaligus dilanjutkan penyerahan berkas pandangan fraksi kepada Bupati Irdinansyah.

Rapat parpurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Irman dan dihadiri Bupati Irdinansyah Tarmizi, Forkopimda, Sekda Helfi Harun, Staf Ahli, Asisten, kepala OPD, Kabag, Camat, Wali Nagari dan undangan. habede

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.