Terlihat peserta yang terdiri atas Lapas Kelas III Dharmasraya, Kejaksaan Negeri Dharmasraya, Pengadilan Negeri Pulau Punjung, serta satu vendor, CV Tunas Muda Perkasa saat foto bersama.
JURNAL SUMBAR|Dharmasraya – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sijunjung mengadakan kegiatan asistensi implementasiDigital Payment (Digipay) dan Marketplace, pemerintah bagi satuan kerja lingkup KPPN Sijunjung.
Berbeda dengan kegiatan asistensi sebelumnya, kali ini tim KPPN ditugaskan untuk melakukan asistensi secara langsung (on the spot). Satuan kerja yang menjadi mitra dalam kegiatan ini adalah Pengadilan Negeri Pulau Punjung.
Asistensi dilaksanakan di Pengadilan Negeri Pulau Punjung dengan peserta yang terdiri atas Lapas Kelas III Dharmasraya, Kejaksaan Negeri Dharmasraya, Pengadilan Negeri Pulau Punjung, serta satu vendor, CV Tunas Muda Perkasa.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Seksi Pencairan Dana sekaligus Ketua Tim, Alfian Taufiqurrizqi, yang menyampaikan bahwa di era revolusi industri 4.0, transaksi tunai mulai ditinggalkan dan bergeser menuju transaksi nontunai melalui berbagai platform digital.
“Banyak manfaat dari penggunaan Uang Persediaan melalui sistem _marketplace_ dan _digital payment_ . Bagi satuan kerja, hal ini memberikan efisiensi dan integrasi dalam proses pengadaan, pembayaran, perpajakan, serta pelaporan sehingga lebih sederhana,” ungkap Alfian.
Ia menambahkan, perbankan juga memperoleh manfaat berupa perluasan pasar kredit dan layanan bagi segmen yang ditargetkan. Sementara itu, vendor mendapatkan kepastian pembayaran dan peluang yang lebih luas untuk menjadi rekanan satuan kerja. Lebih lanjut, Alfian menjelaskan bahwa bagi auditor dan Direktorat Jenderal Pajak, Marketplace Digipay dapat mengurangi potensi kecurangan (fraud), mendukung pelaksanaan e-audit, serta memastikan kepatuhan wajib pajak. Selain itu, implementasi _Digipay_ juga meningkatkan efisiensi manajemen likuiditas, mendukung perencanaan kas yang lebih efektif, dan menyediakan data analitik yang bermanfaat.
Hingga saat ini masih terdapat beberapa satuan kerja yang belum menggunakan Digipay maupun Kartu Kredit Pemerintah (KKP). Kondisi tersebut mendorong KPPN Sijunjung untuk berinisiatif menyelenggarakan asistensi dengan melibatkan satuan kerja dan vendor, sehingga terjadi pertukaran informasi terkait pemanfaatan Digipay dan marketplace antar pihak.
KPPN Sijunjung sendiri telah berpengalaman lebih dari lima tahun dalam penggunaan KKP maupun Digipay, serta telah bekerja sama dengan lebih dari enam vendor. Dengan pengalaman tersebut, KPPN Sijunjung siap memberikan asistensi dan pendampingan kepada satuan kerja yang akan mengimplementasikan Digipay dan Marketplace pemerintah.
Pada sesi pemaparan, anggota tim Abdul Hafid dan Diky Septrata menyampaikan bahwa implementasi Digipay dan Marketplace pemerintah merupakan salah satu Quick Win Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Keduanya secara bergantian menyampaikan materi terkait perluasan implementasi Digipay dengan menggandeng Bank Himbara dalam pengelolaan Uang Persediaan oleh satuan kerja.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi serta penyampaian testimoni penggunaan _Digipay_ dari satuan kerja dan vendor.
“Melalui kegiatan ini diharapkan penggunaan Digital Payment dan Marketplace pemerintah semakin meningkat, baik dari sisi jumlah satuan kerja pengguna maupun dari sisi jumlah dan nilai transaksi,” tutup Alfian. penulis; Abdul Hafid (PTPN KPPN Sijunjung)