BERKAH DIBALIK KEBIJAKAN BUPATI ANNISA, Ngalimin : “Menghidupkan Usaha Kecil”

JURNAL SUMBAR| Dharmasraya – Sejak kecil memang sudah menggemari dunia petani. Pasalnya, keluarganya memang murni sebagai petani. Dia adalah Ngalimin, S.Pd., sosok pejabat Dharmasraya yang tetap bertani di sela sela waktu senggangnya.

Ketekunan bertani ditampakkan oleh Ngalimin dalam kehidupan sehari hari. Sepulang kerja ia membuat bibit tanaman buah di halaman rumahnya di bilangan Blok A, Sitiung I, Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung.

Puluhan poliback berderet dan telah diisi dengan tanah yang diberi ramuan pupuk kompos. Ngalimin mengisi poliback untuk media tanam bagi bibit buah buahan. Berbagai bibit buah buahan dia perbanyak, ada yang melalui stek, cangkok, okulasi dan ada juga yang ditanam melalui biji.

Kini, Sekretaris Kecamatan Timpeh itu telah memiliki puluhan bibit buah dan bunga yang siap dipasarkan. Tiap hari ada saja warga yang beli bibit dari rumah Ngalimin. Bahkan, saat Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadani menghimbau agar kebiasaan mengirim karangan bunga diganti dengan mengirim bibit tanaman sebagai bentuk ucapan selamat HUTKAB Dharmasraya, Ngalimin mengaku siap mensuplai kebutuhan bibit tanaman.

Ngalimin mematok harga cukup murah. Untuk bibit buah buahan dengan tinggi minimal satu meter, ia bandrol Rp 150 ribu. Namun jika bibit tanaman langsung dihias bandrolmya naik menjadi Rp 250 ribu “Kami siap menyediakan bibit saja atau bibit tanaman yang sudah dihias,” ujar Ngalimin.

Ngalimim mengaku, kebijakan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani terkait pemberian ucapan selamat HUTKAB dengan bibit tanaman, merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha pembibitan tanaman “Semoga di momentum lain, ini bisa kita budayakan. Dengan begitu, kami bisa bertahan hidup,” ujar Ngalimin. Budi Waluyo 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.