Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir membuka Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan
JURNAL SUMBAR| Sijunjung – Dengan gerak cepat (Gercep) Pemkab Sijunjung menyelengarakan kegiatan Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Tahun 2026 se-Kabupaten Sijunjung.
Terbukti, Bupati Sijunjung, Sumatera Barat, Benny Dwifa Yuswir, S. STP., M. Si., membuka secara resmi Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Tahun 2026 se-Kabupaten Sijunjung. Kegiatan itu sendiri dilaksanakan di lantai dua, Ruang Pertemuan Bapppeda Kabupaten Sijunjung, Di Muaro Sijunjung, pada Selasa 27 Januari 2026.
Musrembang tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sijunjung, H. Irraddatillah, S. Pt, Pj. Sekretaris Daerah, Jaheri, S. Sos, M. Si, Asisten 1, Aprizal, M. Si, Asisten III, Drs Endi Nazir, Kepala Bapppeda Kabupaten Sijunjung, Khamsiardi, SSTP, M. Si beserta Kepala OPD lainnya, serta diikuti oleh Camat, Wali Nagari, dan Ketua Lembaga Nagari se l-Kabupaten Sijunjung secara daring.
Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa menyampaikan apresiasi kepada seluruh Camat se-Kabupaten Sijunjung bersama jajarannya yang tetap menyelenggarakan Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan pada tahun 2026 sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dalam kondisi keuangan daerah yang sangat terbatas.
Dikatakan bupati, pembukaan secara serentak Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Tingkat Kecamatan pada tahun 2026 se-Kabupaten Sijunjung saat ini dilaksanakan secara luring dan daring. Hal ini mengingat berada ditengah kebijakan efisiensi anggaran.
Dikesempatan itu, Bupati Benny juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pelaku pembangunan di Kabupaten Sijunjung atas pencapaian kinerja pembangunan daerah pada tahun 2025. Hal ini ditandai meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dari poin 72,88 tahun 2024 naik menjadi 73,73 tahun 2025 atau mengalami kenaikan sebesar 1,17 persen. Sejalan dengan meningkatnya IPM memberikan dampak yang positif terhadap penurunan angka kemiskinan, dari 5,78 persen tahun 2024 turun menjadi 5,15 persen tahun 2025.
Menurunnya angka kemiskinan mencerminkan adanya peningkatan akses kesempatan kerja bagi angkatan kerja, hal ini ditandai berkurangnya angka pengganguran dari 4,73 persen tahun 2024 turun menjadi 4,59 persen tahun 2025.
“Keberhasilan kinerja pembangunan daerah tahun 2025 tersebut, tidak terlepas dari upaya kita bersama-sama membangun daerah yang lebih kolaboratif dan partisipatif. Oleh karena itu, kedepannya kami berharap agar kita sama-sama meningkatkan kualitas program pembangunan yang lebih partisipatif dan kolaboratif serta terintegratif secara konsisten dan berkesinambungan, “ujar Benny.
Ia berharap melalui Musrenbang RKPD 2027 tingkat Kecamatan pada tahun 2026, dapat dirumuskan skala prioritas usulan kegiatan pembangunan Kecamatan pada tahun 2027 yang lebih tepat sasaran sesuai dengan tema dan fokus pembangunan daerah.
“Kami minta kepada Camat untuk memimpin penentuan usulan kegiatan prioritas Nagari/Desa untuk dijadikan kegiatan prioritas kecamatan agar dapat tertampung dalam RKPD Tahun 2027 serta menjadi acuan dalam pelaksanaan program pembangunan melalui pola partisipatif dan kolaboratif pada tahun 2027,”harap Bupati Benny.andri
