TP-PKK Sumbar Laksanakan Bimtek di Dharmasraya

103

“Pembinaan dan Bimtek ini adalah kegiatan rutin yang lakukan di Provinsi, yang gunanya untuk mengingatkan kembali peranan PKK di tiap daerah, sehingga diperlukan adanya kordinasi”

JURNAL SUMBAR | Dharmasraya – Dalam meningkatkan peranan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), mulai dari tingkat kota/kabupaten, kecamatan dan desa serta kelurahan, maka TP PKK Provinsi Sumatera Barat, yang dipimpin oleh Wakil Ketua, Ny. Anita Ali Asmar dan jajaran, menggelar Pembinaan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Gerakan PKK ke Dharmasraya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium Kabupaten Dharmasraya, pada Kamis (10/10/2019).

Rombongan TP PKK Provinsi Sumatera Barat yang datang itu, disambut langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Dharmasraya, Ny. Dewi Sutan Riska, bersama para Wakil Ketua TP PKK, beserta para jajaran TP PKK Kabupaten Dharmasraya.

“Pembinaan dan Bimtek ini adalah kegiatan rutin yang lakukan di Provinsi, yang gunanya untuk mengingatkan kembali peranan PKK di tiap daerah, sehingga diperlukan adanya kordinasi”, tutur Ny Anita.

Nyonya Anita dalam sambutanya juga mengingatkan tentang peranan penting dari TP PKK yang ada di daerah dalam mensukseskan 10 program pokok PKK, yang mana apabila dapat diterapkan akan menjadi sukses daerah dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warganya.

“Segera mengantisipasi dengan memberikan penyadaran dan pemahaman pada keluarga dan masyarakat akan bahaya perilaku LGBT dan pemakaian narkoba melalui program pembinaan gerakan PKK sehingga keluarga dapat memberikan pola asuh serta keteladanan yang benar terhadap anak agar mereka terhindar,”katanya.

“Melalui Bimtek ini berharap kepada tim penggerak PKK Kabupaten Dharmasraya ini agar melaksanakan pembinaan secara berjenjang pada kecamatan dan ke tim penggerak PKK dan kelurahan serta kelompok PKK dusun RW RT sampai ke kelompok dasa wisma secara kontinu dan berkelanjutan di daerah,”jelas Anita.

Bahkan kata dia, pihaknya juga telah melaksanakan secara rutin kegiatan. “Setiap tahunnya kita telah melaksanakan penilaian lomba kegiatan gerakan PKK secara berjenjang, yakni penilaian tingkat kecamatan dilanjutkan ke tingkat kabupaten dan hasilnya dibawa ke penilaian tingkat provinsi Sumatera Barat dan seyerusnya dilanjutkan ke tingkat nasional,”ujar Nyonya Anita.

“Kabupaten Dharmasraya mempunyai kader-kader PKK yang sukses dan tekun, hal ini dibuktikan setiap ada kegiatan dan perlombaan baik di tingkat Provinsi sampai ke tingkat Nasional, PKK Kabupaten Dharmasraya selalu ikut serta dan berperan aktif, PKK Kabupaten Dharmasraya akan mengikuti UP2K Bidang Pokja 2 mewakili Sumatera barat di tahun 2020 mendatang di tingkat Nasional”.

Lebih lanjut diungkapkannya, bahwa pembentukan karakter generasi muda, dimulai dari keluarga, dimana peran ibu-ibu kader PKK, dalam mengayomi keluarga, lingkungan dan daerahnya, sehinga dengan tingginya pengaruh globalisasi yang negatif yang masuk kedaerah, supaya dapat ditangkal dari karakter generasi muda yang diciptakan oleh seorang ibu.

Ketua TP-PKK Kabupaten Dharmasraya, Nyonya Dewi Sutan Riska dalam exposenya mengatakan bahwa gerakan PKK, sangat dibutuhkan dalam peningkatan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, mulai dari tingkat Jorong, Kenagarian, Kecamatan sampai di tingkat Kabupaten Dharmasraya.

“Dalam penyampaian visi dan misi, serta RPJMD Kabupaten Dharmasraya tahun 2018-2023, salah satunya adalah Revitalisasi PKK, yang bermaksud untuk meningkatkan kembali peranan PKK di tengah masyarakat, yang mesti disuport oleh SOPD terkait yang terhubung dalam program PKK”, tukasnya.

Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Dharmasraya mengharapkan agar kader PKK di setiap lini, untuk dapat bekerja dengan sungguh-sungguh, sehingga peranan PKK yang kita inginkan yang hadir di tengah masyarakat, benar-benar dapat diimplementasikan.

Paparan singkat tentang gambaran umum kegiatan Tim penggerak PKK kabupaten Dharmasraya yang baru berusia 15 tahun, adapun jumlah KK sebanyak 54.975 KK, dengan jumlah KRT 48.374, yang terdiri dari 11 kecamatan dan 52 nagari dengan jumlah pengurus TP PKK sebanyak 30 orang, jumlah kader umum 4.653 dengan kader khusus 2.426, dan sasaran dasawisma sebanyak 2.201 kelompok.humas
editor;saptarius