FKUB Grlar Pertemuan, Jelang Natal dan Tahun Baru Dharmasraya Kondusif

731

JURNAL SUMBAR | Dharmasraya – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Dharmasraya Kamis (19/12/2019) menggelar pertamuan di kantor Kemenag Kabupaten Dharmasraya. Pertemuan tersebut digelar untuk memantau kondisi dan situasi terakhir menjelang pelaksanaan perayaan natal dan tahun baru di Kabupaten Dharmasraya. Dalam pertemuan yang langsung dihadiri oleh Ketua FKUB Kabupaten Dharmasraya, H. Aminullah Salam, SIQ itu dilaporkan bahwa situasi dan kondisi interaksi umat beragama di Kabupaten Dharmasraya, terkhusus di Kampung Baru, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung dalam kondisi aman dan sangat kondusif bagi pelaksanaan perayaan natal dan tahun baru.

Sebagaimana disampaikan oleh Suwarno, anggota FKUB dari unsur agama Protestan. Pria berusia 68 tahun itu melaporkan bahwa dirinya bersama sekitar 200 jamaah Protestan akan menggelar perayaan natal di Blok C, Nagari Batu Rijal, Kecamatan Padang Laweh. Sudah 42 tahun, sambungnya, umat Protestan yang dia pimpin melaksanakan ibadah dengan aman di Blok C. “Tidak pernah diganggu, aman aman saja,” kata Suwarno. Suwarno ini adalah seorang pemuka Protestan yang bergerak juga dalam pendidikan dan juga peribadatan.

Penjelasan yang sama juga disampaikan oleh Dasril. M. Nur, S.Ag. Menurut mantan Kabid Pembinaan BKPSDM Kabupaten Dharmasraya yang sudah hampir setahun pensiun itu, pihaknya telah memantau kepada tokoh-tokoh Nagari Sikabau dan disimpulkan bahwa di Kampung Baru tidak ada pertikaian terkait dengan rencana perayaan natal berjamaah di sana. Dia menilai, suasana Nagari Sikabau sangat kondusif menjelang hari natal dan tahun baru. “Warga adem adem saja, yang ramai hanya selebaran tak jelas sumbernya,” kata Dasril.

Sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, FKUB menyepakati bahwa untuk masa mendatang harus lebih banyak lagi melakukan pertemuan. Sebab semakin sering melakukan pertemuan, semakin dekat jarak hati antar sesama anggota FKUB. “Saya bangga dengan adanya FKUB ini. Tadi saya sedang ada pekerjaan di sawah, tapi saya dapat telepon untuk rapat FKUB, semua saya tinggalkan dan saya hadir disini. Malah saking keburunya, HP saya terjatuh dan sampai sekarang belum ketemu,” kata Suwarno sambil terkekeh.humas
editor;saptarius

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here