Pasca Bom Rakitan Itu Meledak, Polisi Amankan Mantan Kades

216

JURNAL SUMBAR | Bengkulu – Kasus bom rakitan dalam ransel yang meledak itu bikin geger. Bahkan pasca bom rakitan meledak di Desa Padang Serunai Kecamatan Semidang Alas Kabupatem Seluma, Provinsi Bengkulu pada Sabtu (11/1/2020), IF, mantan Kades Padang Serunai, diamankan di Polres Seluma guna penyidikan lebih lanjut.

“Mantan Kades berinisial IF sudah diamankan, namun belum dapat kita simpulkan ini, masih kita dalami dulu keterangan. Tim labfor juga masih bekerja sekarang, nanti jika semua sudah diketahui kita akan sampaikan,” ujar Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Supratman melalui Kabid Humas, Kombes Pol. Sudarno didampingi Kapolres Seluma AKBP I Nyoman Mertha Dana SIK seperti dilansir BengkuluEkspress pada Sabtu (11/1/2020) malam.

Data berhasil dihimpun, diamankannya IF karena sebelum kejadian bom meledak di rumah Satria Utama alias Alex selaku Kades Padang Serunai, terpilih 2019-2024, terjadi cekcok mulut akan antara Haladin selaku ayah darj Alex dengan mantan IF, selakh mantan kades terkait tuduhan adanya ancaman Halidin terhadap warga Desa untuk memilih anak korban Satria Utama.

Tidak itu saja, bulan November 2019, korban melaporkan Linmas desa setempat dalam perkara pengerusakan lapangan voli milik desa ke Polsek Semidang Alas karena ada kaitannya dengan calon kades dan mantan kades yang kalah.

“Apapun keterangan kita croscek lagi untuk penyidikan dan keterangan terus kita minta pada saksi saksi lainnya,” ujar Kabid Humas. Sudarno menjelaskan, Detasemen Gegana masih melakukan olah TKP serta memeriksa serpihan yang ditemukan di lokasi kejadian. Selain itu, kata Sudarno, pihaknya telah meminta Polres Seluma untuk melakukan penyelidikan dan mengejar pelakunya.

“Kalau pelaku sedang kita selidiki, beberapa barang bukti seperti tas dan serpihan bom rakitan tersebut telah diamankan oleh tim Gegana yang turun langsung ke TKP,” jelas Sudarno.

Sudarno menambahkan, korban saat ini tengah di rawat di RS Bhayangkara Bengkulu. Korban dirawat di ruang Tulip 5 dengan kondisi yang terus membaik, namun masih terlihat trauma akibat kejadian ini. “Kalau kondisi korban baik, kan cuma luka di kaki. Namun masih di rawat di RS Bhayangkara usai di rawat di RSUD Tais,”tambah Sudarno. sumber;bengkuluekspress
editor;saptarius