BREAKING NEWS; Tenaga Medis dan ASN di Sumbar Terpapar Positif Covid-19

2665

Ilustrasi

JURNAL SUMBAR | Padang – Satu tenaga medis dan seorang aparatur sipil negara (ASN) di DPRD di Provinsi Sumatera Barat dinyatakan positif Covid-19.

“Hasil tesnya keluar tadi malam. Tenaga medis ini dari Padang. Saat ini ia diisolasi di Rumah Sakit M. Djamil,” ujar Kepala Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Andani Eka Putra, seperti dilansir CNN Indonesia.com, Jumat (27/3/2020).

Ia menyebut ada kemungkinan warga yang positif Covid-19 bertambah satu lagi karena ada pemeriksaan ulang sampel lainnya.

Pihaknya memeriksa sampel sesuai dengan standar Balitbangkes Kementerian Kesehatan, yakni melakukan pemeriksaan empat kali dan melengkapinya dengan kontrol.

“Hasil pemeriksaannya keluar pada 16.00 WIB hari ini,” ucapnya.

Sampai berita ini dibuat, jumlah sampel yang masuk ke Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas sebanyak 46 sampel.

Rinciannya, sembilan sampel pada hari pertama, 26 sampel hari kedua, dan 20 sampel hari ini. Sampel-sampel itu berasal dari rumah sakit di hampir semua daerah di Sumbar.

“Itu baru jumlah sementara. Hari ini sampel bertambah lagi,” tuturnya.

Pasien positif Corona di Sumbar lainnya merupakan seorang ASN di lingkungan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah datar, Sumbar.

Wakil Bupati (Wabup) Tanah Datar Zuldafri Darma, di Batusangkar, Jumat, mengatakan pasien positif Covid-19 tersebut sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi.

Ia disebut sempat mengalami demam dan batuk usai melaksanakan perjalanan dinas bersama beberapa anggota dewan beberapa waktu lalu.

“Kami merasa prihatin Tanah Datar menjadi salah satu daerah pandemi COVID-19, setelah satu orang warga dinyatakan positif,” kata dia, dikutip dari Antara, Jumat (27/3/2020).

Ia mengatakan setelah dilakukan rapat bersama Forkopimda, maka pemerintah daerah akan melakukan karantina kepada lebih kurang 48 orang yang pernah kontak langsung dengannya.

Pemerintah daerah juga akan mempersiapkan lokasi, sumber daya manusia dan sarana prasarana untuk karantina.

“Kemudian akan menugaskan tim gugus tugas menyusun rencana aksi karantina, berharap dapat memutus penyebaran COVID-19 di Tanah Datar,” katanya.

Berdasarkan data dari posko gugus tugas penanganan Covid-19 Tanah Datar, jumlah ODP meningkat dari hari sebelumnya.

Dari data Rabu (25/3/3020), jumlah ODP sebanyak 90 orang meningkat menjadi 116 orang pada Kamis (27/3/2020), sementara pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah jadi 4 orang.

Pada Kamis (26/3/2020) sore, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebut di daerahnya sudah ada lima kasus positif Corona.

Sementara, berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19, per Kamis (26/3/2020) pukul 12.00 WIB Sumbar memiliki 3 kasus positif Corona dan tanpa korban meninggal maupun sembuh. sumber; cnnindonesia/antara