Dengan Prokes Ketat, Wartawan Tanah Datar Studi Komparatif ke Lampung

357

JURNAL SUMBAR | Busangkar – 42 orang wartawan Tanah Datar Luhak Nan Tuo kembali melaksanakan Studi Komparatif (Stukom) ke Bandar Lampung selama empat hari yang dimulai Sabtu (26/12) s.d Selasa ( 29/12) mendatang.

Untuk melakukan Stukom ke Bandar Lampung, jelas Kabag humas kantor bupati Tanah Datar Drs Yusrizal M.Si didampingi kasubag humas Muharwan kepada insan pers, Sabtu(26/12), sebelum berangkat, para jurnalis diharuskan malaku Rapid test antigen.

Setelah memperoleh surat keterangan rapid test antigen dari dokter, sebut Yusrizal, surat tersebut disimpan oleh masing-masing rekan pers. Kalau ada pemeriksaan di tengah perjalanan atau tempat-tempat tertentu, rekan pers tinggal memperlihatkan saja lagi kepada petugas selama perjalanan stukom berlangsung.

Apa lagi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi baru-baru ini, tambah Yusrizal, telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 045.2/3931/V/02/2020 tentang Antisipasi Potensi Penularan Covid-19, saat Nataru berlangsung.

SE yang dikeluarkan Gubernur Lampung, kata Yusrizal, menghimbau pelaku perjalanan ke Bandar Lampung yang memakai kendaraan melalui transportasi darat dan laut, diwajibkan menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji rapid test antigen non-reaktif, paling lama 2 Kali 24 jam.

Khusus bagi para wartawan Luhak Nan Tuo akan melakukan Stukom sudah melakukan Rapid test antigen. ” Jumat (25/12) lalu, rekan pers sudah melakukan rapid test antigen di tempat praktek dr. Melly Aulia di Nagari Saruaso. Selebih sudah memiliki keterangan Swab dari hasil pelaksanaan Stukom ke Riau, Minggu(13/12) s.d Rabu (16/12) lalu ,” sebut Yusrizal lagi.

Dalam Stukom ke Bandar Lampung, Wartawan akan melakukan kunjungan kerja Pemko Bandar Lampung dan Kominfo Bandar Lampung, Senin( 28/12) lusa.

Khusus untuk melakukan Stukom yang merupakan Reward bagi rekan pers Tanah Datar ke Riau dan Bandar Lampung memanfaatkan dana APBD tahun 2020 sekitar Rp 310 juta ” Yaa dananya APBD 2020 sebesar Rp 310 juta,” pungkas Kabag humas Drs Yusrizal M.Si ketika dikonfirmasi – habede