APRINDO dan Unitas Sepakat Jadikan Ritel Pembangkit Perekonomian Sumbar

431

JURNAL SUMBAR | Padang – Universitas Taman Siswa menyambut hangat kerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Penandatanganan kerjasama dilakukan di Ruang Rektor Unitas, Ki Sepris Yonaldi, Senin 18 Januari 2021.

“Kami menyambut baik dukungan APRINDO terhadap dunia pendidikan. Kita menyambut baik kerjasama yang MoU nya ditandatangani hari ini,” ujar Rektor Sepris.

Menurut Sepris, dunia pendidikan merdeka belajar dan kampus merdeka membuat perguruan tinggi harus membuat kerjasama dengan stakeholder terkait. Semua kegiatan harus mendukung visi Unitas sebagai Entrepreneur University.

Sepris membanggakan Unitas di urutan ke-7 diantara perguruan tinggi swasta di Sumbar, Riau, Jambi dan Kepulauan Riau. Unitas ada 11 program studi.

“Kami punya prodi manajemen ritel, dan sangat tepat kita kawinkan dengan APRINDO. Prodi ini yang ke-12 di Indonesia,” tegasnya.

Ketua DPD APRINDO Sumbar, Rinaldi memberi penegasan Unitas ini harus sama-sama kita majukan.

“Unitas ini spesial, kami yakin akan berdampak secara nasional. Ada inovasi yang bermanfaat untuk umat,” ujarnya.

Malah Rinaldi optimis meyakinkan Rektor Unitas dan Ketua Prodi Manajemen Ritel Unitas bahwa mahasiswa yang kuliah di Prodi Manajemen Ritel pasti bekerja. “Mereka pasti bekerja, yakinlah. Asal mereka mau bekerja di tempat-tempat yang direkomendasikan,” ujarnya.

Rinaldi menyampaikan itu karena
ritel sejak awal berdirinya diyakini akan berkembang bersama APRINDO. Dan APRINDO Sumbar telah didukung oleh Transmart. Dengan demikian, mahasiswa Unitas bisa menjadikan Transmart sebagai tempat magang dan tempat penelitian.

Untuk itu, Rinaldi menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya terhadap sambutan kerjasama dari Unitas. Makanya APRINDO akan berbuat yang terbaik untuk Unitas. Bersama Unitas akan menjadikan ritel sebagai motivator bangkitnya perekonomian Sumbar. Menyiapkan mereka menjadi pelaku e-commerce sesuai tuntutan zaman.

Lebih jauh Rinaldi menyebutkan ritel selalu disangga oleh UMKM. Sebagai penyangga, tentu UMKM harus disiapkan agar tidak memutus rantai pasok.

APRINDO telah mempersiapkan rantai pasok ini khususnya untuk tahap
pertama bawang yang memang sangat berguna untuk membuat makanan menjadi enak. Sumbar salah satu pemasok bawang ini.

Makanya APRINDO berupaya mendukung petani bawang ini. Dan telah dicontohkan ke petani bawang di daerah Kamang, Agam.

APRINDO telah diyakinkan oleh pimpinan BNI, Yorinaldi. BNI telah berkomitmen mempersiapkan skin khusus kepada petani untuk memberikan pinjaman tanpa agunan. “Kita persiapkan teknis untuk membuktikan komitmen ini,” tegasnya.

Begitu juga dengan Bank Nagari dan lembaga lainnya yang care terhadap tumbuh kembangnya perekonomian Sumbar.

Selain itu, kata Sekretaris APRINDO, Edi Suandi, mahasiswa Unitas akan disiapkan sertifikasinya karena Ketua DPD APRINDO adalah asesor untuk sertifikasi peritel handal. Unitas pun bisa menjadi lembaga yang menyelenggarakan sertifikasi itu nantinya.

Pengusaha Ritel juga diminta memberikan perlindungan dengan memperhatikan hak-hak karyawan, sehingga terbebas dari tuntutan karyawan. APRINDO lewat Ketua Bidang Advokasi, Novermal juga akan melakukan yang terbaik untuk hal itu. (Humas Aprindo Sumbar)