Kelompok Tani di Pesisir Selatan Dapat Excavator Mini Pindad

383

JURNAL SUMBAR | Pesisir Selatan – Kelompok tani di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumatera Barat, Pemerintah Daerah mengalokasikan anggaran pembelian excavator mini, untuk petani di tahun ini.

“Kita (Pemkab Pessel) membeli 2 unit excavator mini, dengan total dana Rp1,59 miliar, dari APBD 2022,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Madrianto di Painan, Minggu.

Excavator dengan merek Pindad Excava 55 tersebut, terangnya, akan diserahkan kepada dua kelompok tani (Keltan) di 2 kecamatan.

Yakni, keltan Bukik Buai di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan dan keltan Bakti Makmur Sejahtera Kecamatan Pancung Soal.

“Untuk operator excavator, akan dilatih oleh pihak penyedia (anggota keltan dan staf di Dinas Pertanian). Mulai dari cara operasional alat, perawatan, hingga perbaikan ringan,” ucapnya.

Menyoal keltan penerima, tambahnya lagi, diwajibkan memenuhi persyaratan dari pihak Dinas Pertanian Pessel.

Dimana, keltan harus punya akta notaris, dan masuk (terdaftar) di Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan), jelas Madrianto.

Simluhtan adalah sistem informasi berbasis web yang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian.

Sistem ini menyajikan data dan informasi kelembagaan penyuluhan dan kelembagaan petani di Indonesia.

Sehingga pemerintah kabupaten/kota, provinsi, dan pusat, dapat menilai layak atau tidak layak kelompok tersebut menerima bantuan.

“Harapannya, dengan bantuan alat ini, petani bisa terbantu (lebih mudah) dalam menggarap lahan sawah/ladang. Dan, pastinya berimbas ke hasil panen yang bagus nantinya,” ujar Madrianto, diamini Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian Syafrianto.

Data pihak terkait (2016), total luas sawah di kabupaten Pesisir Selatan 30.710 Ha.

Rincian: sawah irigasi 21.892 Ha, sawah tadah hujan 8.440 ha, sawah pasang surut 70 Ha, dan sawah lebak 308 Ha.

Total luas tanam 58.925 Ha, luas panen 53.096 Ha, Produksi 270.230 ton dengan rata-rata average 50,89 kuintal/Ha.(Re)