Dinilai Cakep, Sekdakab Sijunjung Dr. Zefnihan, AP.M.Si., Dipercaya sebagai Kepala Bappeda Sumbar

Dr. Zefnihan, AP.M.Si., saat menerima SK dari Gubernur sebagai Kepala Bappeda Sumbar

JURNAL SUMBAR| Padang – Bersamaan dengan pejabat lainnya, Gubernur Sumbar Mahyeldi, melantik Sekdakab Sijunjung Dr. Zefnihan, AP.M.Si.,sebagai Kepala Bappeda Sumbar.

DR.Zefnihan, AP.M.Si Sekdakab Sijunjung dipercaya sebagai Pj Wako Sawahlunto

Sosok ASN terbaik Pemkab Sijunjung itu dipercaya menjabat posisi strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) itu berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat nomor 821/5724/BKD-2025 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, sejumlah posisi utama di Pemprov Sumbar diisi dengan susunan baru.

Pelantikan dilaksanakan di Auditorium Gubernuran Sumbar, Jumat (2/1/2026).

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi menegaskan bahwa penempatan pejabat pada jabatan baru merupakan bagian dari proses pengembangan karier aparatur.

Usai assesment Bupati Benny Dwifa Yuswir didampingi Wabup Iraddatillah, Sekdakab Zefnihan berdiskusi dengan Tim Independen Pelayanan Publik

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan memastikan kebutuhan organisasi terpenuhi secara optimal sehingga target kinerja dapat dicapai lebih efektif.

“Rotasi ini sekaligus diharapkan memberi penyegaran pada unit-unit kerja yang memegang peran penting dalam perencanaan, layanan publik, serta pengelolaan keuangan daerah,” ujar Gubernur.

Saat Dr.Zefnihan, dilantik sebagai Pj Walikota Sawahlunto

Sosok Zefnihan adalah sosok pejabat penting untuk kemajuan Kabupaten Sijunjung. Ia dipercaya menjabat Sekdakab sejak kepemimpinan Bupati dan Wabup Sijunjung, Drs. Yuswir Arifin – Arrival Boy dan berlanjut hingga kepimpinan Bupati – Wabup Sijunjung, Dr. Benny Dwifa Yuswir, S.STP.,M.Si.,-H. Iraddatillah, S.Pt., “Kalau dihitung jabatan saya hampir dua periode sama dengan jabatan kepala daerah pula,”canda suatukali.

Saat Zefnihan dilantik sebagai Sekdakab Sijunjung oleh Bupati Yuswir Arifin kala itu

Selain sukses mengurus Ranah Minang Geopark Silokek, Ia juga dinilai sukses menciptakan sistem meritokrasi di Sijunjung bersama OPD terkait lainnya dan bersama Bupati dan Wabup, ia juga berhasil membangun Forum Pelayanan Publik.

Berkat kecerdasan dan kecakapannya, ia juga pernah dipercaya sebagai Pejabat Walikota Sawahlunto.

Zefnihan dan Kekuarga

Kini, manager Ranah Minang Geopark Silokek, itu harus meninggalkan Kabupaten Sijunjung untuk membantu Gubernur – Wagub membangun Sumbar.

Untuk diketahui, Dr. Zefnihan, A.P., M.Si.,adalah birokrat Indonesia yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat sejak 9 Oktober 2017.

Ia ditunjuk menjadi Penjabat Wali Kota Sawahlunto sejak 21 September 2023 hingga digantikan oleh Fauzan Hasan pada 25 April 2024. Ia juga pernah menjabat Pelaksana Harian Bupati Sijunjung sejak 17 Februari hingga 26 Februari 2021.

Menteri Dalam Negri Muhammad Tito Karnavian menyerahkan anugrah IGA 2023 kepada (Pj) Wali Kota Sawahlunto Dr. Zefnihan, AP, M.Si

Zefnihan dilahirkan di Ampang Gadang, Ampek Angkek, Agam, pada 25 Oktober 1974. Ia merupakan anak terakhir dari tujuh bersaudara dari pasangan Ardi Arif, seorang petani dan Khuzaimah, seorang tukang jahit.

Ia mengenyam pendidikan di SD Negeri Ampang Gadang, SMP Negeri 3 Bukittinggi, dan SMA Negeri 1 Bukittinggi. Ia meraih gelar sarjana dari Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri pada 1997. Ia ditempatkan sebagai pegawai negeri sipil di Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan hingga menduduki posisi eselon II sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan.

DR. Zefnihan, Ap,M.Si

Ia meraih gelar Magister Sains Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia pada 2002. Tesisnya berjudul “Hubungan Sistem Pemerintahan dengan Partisipasi Masyarakat: Suatu Tinjauan tentang Sistem Pemerintahan pada Tiga Nagari di Kabupaten Pesisir Selatan Propinsi Sumatera Barat”.

Ia meraih gelar Doktor Kajian Lingkungan dan Pembangunan pada Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang pada 2021. Disertasinya berjudul “Pengembangan Pariwisata Berbasis komunitas di Kawasan Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan”.

Zefnihan menikahi Erly Widayani, seorang dokter spesialis anak. Mereka memiliki dua orang anak bernama Rania Salsabila dan Sonia Syifa Andini.Selamat Bertugas Ditempat yang Baru pak Doktor.*

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.