Jembatan Bailey Itu Terancam Diambil Provinsi, Pembangunan Jembatan TKR Lubuktarok Sijunjung Prioritas
Pembangunan Jembatan TKR Lubuktarok Sijunjung Prioritas
JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Pada Selasa (22/4/2025) lalu, Pemkab Sijunjung, dengan gerak cepat (Gercep) membangun jembatan Bailey yang menghubungkan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan sekolah yang berada di Jorong Tigokorong (TKR), Nagari Lubuktarok, Kecamatan Lubuktarok akibat bencana alam banjir bandang.
Pinjaman sementara jembatan Bailey berkat upaya lobi-lobi yang dilakukan Wakil Bupati Sijunjung, Iraddatillah dan Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir.
Pada Selasa (22/4/2025) lalu, Wakil Bupati (Wabup) Sijunjung, Sumatera Barat, H. Iraddatillah, S.Pt., didampingi Kabid Bina Marga Dinas PUPR, Dainis Suryani, S.T.,M.T., (sekarang Kadis PUPR-red) dan Camat Lubuktarok, meninjau pemasangan lantai jembatan Bailey TKR Lubuktarok.
Tanpa berlama-lama, jembatan itupun terpasang dan bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.
Namun, kini jembatan itupun terancam diminta pihak Balai Jalan dan Jembatan Provinsi Sumatera Barat. Karena, di Sumbar banyak membutuhkan jembatan.

Tak heran, dengan kondisi keuangan yang masih efisiensi anggaran, langkah pembangunan jembatan permanen pun terseok-seok, karena anggaran yang sebelumnya tersedia ditarik perintah pusat.
“Tapi itu harus segera kita bangun dan akan kita laporkan ke pusat. Pembangunan Jembatan TKR itu skala prioritas. Apalagi disana terdapat Puskesmas dan sekolah,”kata Kepala Dinas PUPR Sijunjung, Dainis Suryani, S.T., M.T., menjawab Jurnalsumbar. Com, Selasa (13/1/2026) via telepon WhatsAppnya, berharap masyarakat bersabar.
“Apalagi pembangunan infrastruktur, baik jalan dan jembatan adalah prioritas utama dari Bupati dan Wabup Sijunjung. Sekali lagi, kami berharap masyarakat bersabar dan pembangunan jembatan TKR itu adalah prioritas utama Pemkab Sijunjung,”tambah Dainis.*