Sumur Bor Menggegerkan Mengeluarkan Semburan Api Di Nagari Lalan Lubuktarok Sijunjung Itu Sudah Dipasang Cross Line
Pemkab Sijunjung kini telah memasang Cross Line, dan kini menunggu hasil simple dari Dinas ESDM Provinsi terkait sumur bor yang mengeluarkan gas dan semburan api itu.
JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, kini Pemkab Sijunjung, Sumatera Barat, sudah memasang garis silang (Cross Line). Pemasangan garis polisi itu dilakukan jajaran Polsek Lubuktarok dibawa pimpinan Kapolsek AKP Welly Wahyudi, S.H.,M.H.,

Warga Jorong Batang Lalan Lubuktarok Sijunjung Mencium Bau Gas Saat Menggali Sumur Bor dan Apipun Membara – Jurnal Sumbar https://share.google/zForzVFeRXpWvlh1b
“Alhamdulillah, sesuai petunjuk dari Dinas LH dan BPBD Kabupaten Sijunjung lokasi sudah kita pasang Cross Line,”kata Kapolsek Lubuktarok AKP Welly Wahyudi dan Camat Lubuktarok, Julharya, S.STP., didampingi Walinagari Lalan, Martonis, Rabu (14/1/2026) sore.
Plh Sekdakab Sijunjung, Drs. Endi Nazir, juga membenarkan telah memasang Cross Line disekitar galian sumur bor milik warga Batang Lalan, Nagari Lalan, Lubuktarok itu.
Hingga Siang Ini, Galian Sumur Bor Milik Warga di Lalan Lubuktarok Sijunjung Masih Menyemburkan Api – Jurnal Sumbar https://share.google/nI1YFjhK1yUat86u9
“Atas adanya galian sumur bor yang mengeluarkan gas, tindakan yang dilakukan selain Cross Line, untuk sementara kegiatan penggalian sumur di sarankan untuk tidak dilanjutkan / dihentikan karena berpotensi menimbulkan bahaya,”jelas Endi Nazir, Rabu (14/1/2026) sore.
“Tindakan lain yang dilakukan, yakni melakukan penutupan terhadap bekas galian agar gas tidak keluar. Serta Area di sekitar sumur diberi pagar pembatas dengan cross line dan diminta kepada warga untuk tidak mendekati areh sekitar sumur,”paparnya.

Ditambahkan Sekdakab, Dinas perkim LH akan melakukan pengujian sampel air hasil sumur untuk memastikan kandungan air dalam sumur.
“Untuk rencana tindak lanjut, akan dikoordinasikan dengan Dinas ESDM propinsi,”tambahnya. Peninjauan langsung kelapangan itu dilakukan Dinas LH dan BPBD Sijunjung dan tim terkait lainnya.*

