MTQ Tingkat Nagari Palaluar Digelar
JURNAL SUMBAR| Sijunjung – Bupati Sijunjung, Sumatera Barat, Benny Dwifa Yuswir, S.STP.,M.Si., diwakili Kepala Dinas (Kadis) Satpol-PP, Syamsurizal, S.T.,M.T., membuka secara resmi Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Nagari Palaluar, Kecamatan Koto VII.
Pembukaan MTQ itu sendiri dilaksanakan pada Rabu (4/3/2026) malam Di Masjid Nurul Ihsan, Jorong Bungo, Nagari Palaluar yang ditandai Pemukulan Bedug oleh Bupati Sijunjung, diwakili Kadis Satpol-PP Buka MTQ.
Demikian dilaporkan Syahril Syahda kontributor Jurnalsumbar.Com, dari Sijunjung.
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan, apresiasi atas pelaksanaan MTQ Nagari Palaluar secara mandiri yang tidak didukung secara resmi dengan dana Pemerintah melalui APBD maupun APB Nagari, karena terbatas dana pemerintah saat ini.
Meski begitu, kata Bupati, ternyata masyarakat Nagari Palaluar dibawah pimpinan Walinagari dan tokoh masyarakatnya, mampu melaksanakan MTQ Tingkat Nagari yang cukup meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

“MTQ ini harus kita jadikan sebagai usaha kita untuk membangkit batang tarandam, yaitu untuk menyiapkan para Qori dan Qoriah untuk memperkuat kafilah Kabupaten Sijunjung mengikuti MTQ di tingkat Propinsi Sumbar guna kembali dapat meraih peringkat yang lebih dari peringkat yang Kabupaten Sijunjung raih beberapa tahun terakhir ini, “tandas Bupati seperti disampaikan Kadis Satpol-PP, Syamsurizal.
Sebelumnya telah menyampaikan sambutan Wali Nagari Palaluar Rusli dan Camat Koto VII Erix Sadanof, S, STP.,
Kepala Jorong Bungo, Nagari Palaluar Munas sebagai Ketua Panitia dalam laporanya menyampaikan bahwa MTQ ke-22 tingkat kenegarian itu diikuti oleh utusan 5 jorong yang ada di Nagari Palaluar.

Mereka mengikuti cabang lomba Tilawah, Tahfidz Alqur’an, Khutbah Jum’at,, Bintang Qasidah
Peresmian pelaksanaan MTQ tingkat Kenagarian Palaluar ini di tandai dengan Pemukulan Beduk secara bersama dipimpin Kadis Satpol- PP, Syamsurizal dan Camat Koto VII Erix Sadanof serta didampingi oleh Waka II Baznas Kabupaten Sijunjung Syahril Syahda, S.H., dan Walinagari, Rusli dan Ketua BPN Datuak Penomeh.*
