Perkuat Sinergi, Pemprov Sumbar dan Pemkab Sijunjung Gelar Rakor Sinkronisasi Program

Rakor Sinkronisasi Program yang digelar di kantor bupati Sijunjung itu Dihadiri langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dan didampingi Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir serta Wakil Ketua DPRD Sijunjung, Syahril Syamra.

JURNAL SUMBAR| Sijunjung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung, memperkuat sinergi percepatan pembangunan daerah melalui rapat koordinasi (Rakor) sinkronisasi program di Balairung Lansek Manih, Kantor Bupati setempat, pada Minggu (1/3/2026).

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyebut bahwa rakor ini menjadi ruang strategis untuk menyamakan langkah antara pemerintah provinsi dan kabupaten, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan, terutama menghadapi tantangan ekonomi dan bencana yang terus berulang setiap tahun.

Suasana Rakor

“Yang kita lakukan hari ini adalah menyinkronkan kegiatan pembangunan, baik perencanaan maupun pelaksanaannya, antara provinsi dan Kabupaten Sijunjung,” ujar Mahyeldi.

Ia menekankan bahwa pemulihan ekonomi pascabencana harus dilakukan secara kolektif oleh Pemprov Sumbar bersama 19 pemerintah kabupaten/kota.

Untuk itu, telah disusun empat strategi utama peningkatan ekonomi daerah. Pertama, hilirisasi agroindustri dan magnet devisa. Kedua, transformasi dan ekonomi hijau.

Strategi ketiga, akselerasi digitalisasi UMKM, dengan menggerakkan UMKM untuk urus izin dan sertifikasi halal. Keempat, mitigasi bencana sebagai investasi dan ekonomi.

Mahyeldi juga menyoroti kekuatan budaya lokal Sijunjung yang dinilai masih sangat terjaga. Keberadaan Perkampungan Adat Nagari Sijunjung menjadi simbol kuatnya identitas masyarakat di tengah arus modernisasi.

“Pemprov Sumbar siap mendampingi Pemkab Sijunjung melalui kolaborasi multipihak untuk memperkuat pengajuan ke UNESCO,” tututnya.

Dalam forum tersebut, Gubernur turut menyinggung rencana pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Kabupaten Sijunjung. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur, termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Semoga TKD segera dikembalikan agar kita bisa memperkuat infrastruktur dan mendukung pembangunan yang lebih merata,” katanya.

Rakor itu sendiri langsung dihadiri Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, Wakil Ketua DPRD Sijunjung, Drs. Syahril Syamra, Pj Sekdakab Sijunjung, Jaheri, Kepala Bappeda Sijunjung, Khamsiardi, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD dan Kabag, Camat serta unsur BUMD dan undangan lainnya termasuk unsur Pemprov Sumbar juga hadir.dick

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.