Tak Ada Keraguan, Demi Kampung, Letkol Cpl Aswad Kanedi Nyatakan Siap Menjadi Bupati Sijunjung 

Letkol Cpl Aswad Kanedi Nyatakan Siap Menjadi Bupati Sijunjung 

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Nama Letkol Cpl Aswad Kanedi kian berkibar. Bahkan dari hasil testimoni putra asli Nagari Siaur, Kecamatan Kamangbaru itu menempati posisi teratas dielukan masyarakat Ranah Lansek Manih agar menjadi Bupati Sijunjung 2030-2035 mendatang.

Dari hasil testimoni yang dimuat akun Facebook SaptaBoyRius, perwira menengah yang merakyat itu menduduki posisi teratas yang disusul Doni Novriedi Direktur PDAM, Nedia Fitri Guspardi biggboz Citra Swalayan, Antonio Oksa Mursil Pengusaha Otomotif, Rengga Wana Putra Ketua DPRD Sijunjung dan Udo Sarikal Ketua Partai Hanura.

Masih segar dari ingatan kita terhadap sosok tokoh yang satu ini. Jelang Pilkada, namanya sempat viral, baik di media sosial maupun disejumlah pemberitaan.

Bahkan, Ia digadang-gadangkan bakal masuk bursa calon Bupati Sijunjung 2024-2029. Tak hanya itu, iapun telah melakukan pendekatan keberbagai lapisan masyarakat kala itu.

Namun, Dewi Fortuna lebih berpihak padanya untuk tidak terjun ke panggung politik dan meneruskan karir di militer.

Kepada Pemred Jurnalsumbar.Com, Saptarius, putra asli Nagari Siaur, Kecamatan Kamangbaru itu sempat dipercaya menjabat sebagai Komandan Denpal IM/2- Mbo Kodam Iskandar Muda Aceh itu berkisah, kenapa ia tak melanjutkan untuk maju sebagai calon bupati (Cabup) Sijunjung?

Kini,Aswad Kanedi sudah kembali kepangkuan Bundo Kandung dan bertugas di Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB).

“Insyaallah, kini kan kita sudah bertugas di Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB), artinya sudah bisa sering ke kampung disaat libur,”ucap Aswad Kanedi, Kamis (2/4/2026)

“Secara pribadi pertimbangan kami yang paling hakiki untuk tidak maju tahun ini adalah” :

“Tahun 2024 kami dapat anugrah yang luar biasa dari Allah SWT,
yaitu Jabatan Komandan dan kenaikan pangkat Letnan Kolonel.
Itu benar-benar anugrah karena kami tidak mengurus dan tidak tahu sama sekali sebelumnya. Alhamdulillah dan diberikan amanah tersebut, menurut hemat kami sudah sesuatu yang luar biasa,”kisahnya.

“Andaikan kami maju juga di tahun 2024, maka secara otomatis kami mundur/pensiun dini. Artinya, pangkat yang baru saja dianugerahi Allah dengan sengaja harus kami buka kembali. Takutnya Allah marah dan menggolongkan kita menjadi orang yang kufur Nikmat nanti nya,”ucap sang Letkol itu.

“Alasan kedua, komitment dan aspirasi sebagian para tokoh yang katanya peduli Sijunjung, toh masih banyak oknum nya yang munafik.Jangan maju karena alasan sakit hati, tapi harus didasari niat yang baik. Jadi, cerita beda nan jurus nyo main juo. Asa lai dapek untung,”imbuhnya.

“Alasan yang ketiga dan tak kalah penting nya, Pilkada 2024 tidak jauh dari Pilpres dan Pileg kemarin. Tokoh nggak laku lagi, yang laku sekarang tetap Toke,”tawanya terbahak-bahak berkisah.

“Makanya kita bersepakat dengan para tokoh yang memiliki pandangan dan tujuan sama. Pilkada 2024 kita tidak terlalu masuk. Tapi, secara pribadi saya masih berharap, Kamangbaru tetap Nomor Satu,”sambung putra asli Sijunjung asal Nagari Siaur itu.

“Jika saya diberi amanah, dan didukung masyarakat, maka saya siap untuk mendharma baktikan diri menjadi Bupati Sijunjung pada Pilkada 2030-2034 mendatang. Semuanya tergantung pada masyarakat, jika kita ingin memajukan Kampung Halaman kita,”tambanya yang siap berpasangan dengan tokoh-tokoh yang ada dibagian utara Kabupaten Sijunjung.*

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.