Gubernur Sumbar Resmi Membuka MTQ Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Sijunjung

Pembukaan MTQ Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Sijunjung Di Tanjung Ampalu Ditandai Pemukulan Gendang 

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Sijunjung resmi dibuka di Kecamatan Koto VII, Kamis (15/10/2026).

Sebanyak 251 peserta dari delapan kecamatan ambil bagian dalam ajang keagamaan yang berlangsung hingga 17 Oktober 2026 tersebut.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dalam arahannya mengatakan MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

Menurut Mahyeldi, ajaran Al-Qur’an dan sunah Rasulullah SAW harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, sejalan dengan falsafah Minangkabau, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Ia menekankan bahwa falsafah tersebut bukan sekadar semboyan, melainkan prinsip kehidupan yang harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan masyarakat.

Karena itu, Mahyeldi mendorong pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Barat untuk memperkuat penyelenggaraan MTQ serta pembinaan qari dan qariah secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan ajarannya.

Sementara itu, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, menegaskan pemerintah daerah akan meningkatkan keseriusan dalam pembinaan kafilah MTQ untuk menghadapi kompetisi tingkat Provinsi Sumatera Barat pada 2027.

Benny menilai prestasi keagamaan harus mendapat perhatian yang sama dengan prestasi olahraga. Ia mencontohkan keberhasilan Sijunjung menempati peringkat keenam dari 19 kabupaten/kota pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI 2026.

“MTQ tidak boleh kalah dengan prestasi Porprov yang kini peringkat keenam di Sumbar. MTQ tingkat Provinsi Sumbar tahun 2027 akan kita persiapkan dengan maksimal,” tegas Benny.

Untuk mencapai target tersebut, Benny meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Kementerian Agama, dan pihak terkait segera memetakan potensi peserta, meningkatkan kualitas pelatihan, serta menjalankan pembinaan secara terarah dan berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan bahwa MTQ tidak semata-mata berorientasi pada gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi momentum memperkuat keimanan, membangun akhlak mulia, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Menurutnya, pembinaan generasi Qur’ani membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari ulama, guru mengaji, penyuluh agama, pengurus masjid, TPQ, rumah tahfiz, hingga pondok pesantren.

Benny berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi kejujuran, kedisiplinan, dan sportivitas. Peserta yang meraih juara diharapkan tidak sombong, sedangkan yang belum berhasil diminta terus belajar dan meningkatkan kemampuan.

Kemudian, Ketua panitia pelaksana yang juga Camat Koto VII, Erik Sadenov menyampaikan bahwa MTQ ke-42 tidak hanya bertujuan menyemarakkan syiar Islam, tetapi juga menjadi ajang evaluasi dan seleksi untuk mempersiapkan kafilah terbaik Kabupaten Sijunjung menghadapi MTQ tingkat provinsi pada 2027.

“MTQ ke-42 Kabupaten Sijunjung diikuti 251 peserta yang mewakili delapan kecamatan,” ujarnya.

Rinciannya, Kamang Baru 32 peserta, Tanjung Gadang 29 peserta, Lubuk Tarok 32 peserta, Sijunjung 32 peserta, IV Nagari 31 peserta, Kupitan 32 peserta, Sumpur Kudus 31 peserta, dan Koto VII 32 peserta.

Lebih lanjut, kata Erik, perlombaan dilaksanakan di sembilan lokasi yang tersebar di sejumlah nagari di Kecamatan Koto VII.

“Cabang lomba ini meliputi tilawah anak-anak, remaja dan dewasa, tahfiz Al-Qur’an, hadis, azan, khotbah Jumat, tartil, Qiraat Mujawwad, Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ),” tutupnya.

Hadir kesempatan itu, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Syofian Hendri, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumbar, Mustafa, Jajaran Perangkat Daerah Provinsi Sumbar.

Kemudian, hadir juga Wakil Bupati selaku Ketua LPTQ Kabupaten Sijunjung, Itaddatillah, anggota DPRD Sijunjung, Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung Jaheri, Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Nedia Fitri Benny Dwifa, Ketua GOW, Ny. Donna Iraddatillah, staf Ahli, para Asisten, Kepala OPD, Instansi Vertikal, BUMN, BUMD, Ketua Lembaga, Camat, unsur Forkopimcam, Wali Nagari se-Kabupaten Sijunjung, Niniak Mamak, Bundo Kanduang Tokoh Masyarakat dan Pemuda. dick

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.