Tutup In House Training, Sekda Zefnihan Minta Bendahara dan PPTK Tingkatkan Kinerja

659

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Zefnihan, AP, M.Si menutup secara resmi In House Training bagi Bendahara dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Lingkungan Sekretariat Daerah, di Gedung Pertemuan Pancasila Muaro Sijunjung, Jum’at (23/3/2018).

Acara yang telah dilaksanakan selama dua hari ini, juga dihadiri Asisten III, Adlis, SE, MT, Kepala Bagian Umum, Afrineldi, Narasumber serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekdakab Zefnihan mengucapkan selamat kepada panitia yang telah sukses mengadakan acara ini, serta kepada peserta yang telah serius untuk mengikuti acara ini sampai penutupan.

Sekda menambahkan, acara In House Training ini adalah awal dari untuk kedepannya bagaimana menata pekerjaan lebih baik lagi, serta bagaimana membangun Sekretariat Daerah ini ke tatanan dan kelola yang lebih baik.

Diharapkan kepada panitia, agar setelah kegiatan ini nanti bisa dilakukan evaluasi, kalau bisa diadakan evaluasi tiga bulan setelah kegiatan ini, apakah ada perobahan ke yang lebih baik.

Diharapkan untuk kedepannya, kegiatan ini wajib diikuti oleh semua peserta, tidak ada alasan untuk tidak ikut atau terlambat. Serta diharapkan kepada panitia, agar kegiatan berikutnya bisa adakan di luar daerah. “Kita bisa adakan di Kamang (Kecamatan Kamang Baru), atau kalau mau kita laksanakan nanti di Kemang (Jakarta),” kata Sekda sambil beciloteh. “Tapi syaratnya tata kelola dan pekerjaan kita lebih baik lagi, kalau sekarang nilainya lima, besok nilainya menjadi 15 lagi,” tambah Sekda.

Kepala Bagian Umum Afrineldi melaporankan bahwa dalam kegiatan In House Training ini diikuti oleh semua peserta dengan serius sampai penutupan.

Ditambahkannya, dari 54 orang peserta, 5 orang memang tidak mengikuti dari awal, karena sedang izin dan dinas luar, serta untuk kedepannya, demi kelancaran dan kenyamanan dalam mengikuti kegiatan ini, Bagian Umum sudah ada rencana untuk mengadakan acara di luar daerah nantinya, kalau diizinkan. Andri Kampai