Hasil Survey Tim Unand, RSUD Sijunjung Sudah Mulai Bernah

Jurnal Sumbar

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Menanggapi berbagai keluhan dan pelayanan di RSUD Sijunjung, mendapat berbagai tanggapan. Bahkan soal survei tentang rumah sakit itu pun dikupas tuntas dalam diskusi yang menghadirkan pemerhati kesehatan dari Universitas Andalas (Unand) Padang, pada Rabu (16/1/2019).

Dari hasil survei Tim Unand terhadap RSUD Sijunjung, Sumatera Barat, ternyata rumah sakit Sijunjung itu sudah mulai berbenah. Bahkan dari survei yang dipimpin Dekan Perawat Universitas Andalas (Unand), Prof Dr dr Rizandra Machmud, MKses, FISPH, FISCM, pada 2018, ternyata tingkat kepuasan pelayanan kesehatan dinilai sudah membaik.

Hal itu diungkap Dekan Perawat Unand, Prof Dr dr Rizandra Machmud, MKses, FISPH, FISCM, dihadapan Direktur RSUD Sijunjung, Dr.Diana Oktavia Sp.PD dan pihak manajemen RSUD Sijunjung lainnya, pada acara diskusi pada Rabu (16/1/2019) di ruang pertemuan RSUD Sijunjung.

Disebutkan Prof Dr dr Rizandra Machmud, MKses, FISPH, FISCM, itu, bahwa setiap rumah sakit harus mencapai standar pelayanan minimal (SPM) guna meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit.

“Dari survei indeks kepuasan masyarakat terhadap palayanan publik di tahun 2016 hanya 40,18% dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 83%. Dan pada tahun 2018 pun meningkat menjadi 90% lebih. Itu diambil dari metode design penitian mix method sampel berdasarkan Kepmen No:kep/25/M.PAN/2/2004, dengan responden 450 orang dari pelayaan Laborahtorium, rekam medik dan farmasi yang kemudian dilanjutkan dengan analisa penyebab masalah menggunakan fishbone dan melakukan perencanaan melalui Plan of Action (POA),” jelas Prof Dr dr Rizandra Machmud, MKses, FISPH, FISCM yang didampingi Dr Isniati, SKM,MPH dan Rini Zelvia Yuza,SKM itu dihadapan RSUD Sijunjung.

PERANTAU SIJUNJUNG

Meski begitu, Prof Dr dr Rizandra Machmud, MKses, FISPH, FISCM juga merekomendasikan agar pihak RSUD Sijunjung, juga melakukan berbagai perobahan, seperti agar bisa meningkatkan rekam medik pelayanan secara efektif, meningkatkan kepuasan pengunjung pada apotik, meningkatkan kompetensi petugas melalui pelatihan, meyediakan papan informasi alur pelayanan pasien disetiap instalasi pelayanan termasuk alat terkalibrasi dan siap pakai juga menjadi rekomendasi disampaikan Prof Dr dr Rizandra Machmud, MKses, FISPH, FISCM pada pihak RSUD Sijunjung.

Bahkan persoalan lain yang perlu dibenahi RSUD Sijunjung, kata Prof Dr dr Rizandra Machmud, MKses, FISPH, FISCM itu, yakni soal machine, yakni ketersedian obat kurang, papan alur pasien tidak jelas, tidak tersedia TV ruang tunggu pasien, ruang tunggu pasien BPJS dan umum sama, dan stok obat BPJS kurang juga menjadi catatan yang harus dibenahi.

Soal Money, yakni, masalah anggaran tidak memadai, dan tidak menggunakan pengeras suara juga menjadi rekomendasi dari catatan tim survie yang dipimpin Prof Dr dr Rizandra Machmud, MKses, FISPH, FISCM termasuk Masalah MAN.

Dengan plus minus di RSUD Sijunjung tersebut menjadi tekad Direktur RSUD Sijunjung, Dr.Diana Oktavia Sp.PD untuk terus berbenah. “In sha Alloh kami akan terus dan terus berbenah. Bahkan terhitung 15 Januari 2019, tarif selisih paket BPJS yang sebelumnya capai 50%, kini menjadi 25% seberapa lama pun itu dirawat,”ucap Direktur RSUD Sijunjung, Dr.Diana Oktavia Sp.PD yang ketika itu juga dihadiri Kabid Pelayanan, NS Rika Susanti, SKep, Kabid Keuangan Zainuddin,SE, Kabag TU Gustiwarni, SKM dan para dokter dan medis lainnya juga ikut dalam diskusi itu.

Masalah air juga menjadi keluhan pihak rumah sakit. “Saat ini air PDAM masul hanya sekali dua hari dan itupun hanya kisaran dua jam. Kami berharap kedepannya air ini lanncar mengalir di RSUD dan kami siap menjalin kerjasama dengan pihak PDAM,” jelas Direktur RSUD Sijunjung, Dr.Diana Oktavia Sp.PD.

Menanggapi hal itu, Direktur PDAM Sijunjung, Doni Novriadi, SH, merespon sangat baik. “Ya, kita siap untuk MoU dengan pihak RSUD dan itu tergantung mereka. Selama ini stok air cukup, hanya saja ada kerusakan di jaringan Batang Kurimo, terpaksa air dialirkan dari pompa botuk. In sha Alloh dalam sepekan ini jaringan PDAM yang rusak itu kembali pulih dan air bisa lancar sediakala,” jawab Direktur PDAM Sijunjung, Doni Novriadi, SH menjawab awak media, Rabu (16/1/2019). saptarius

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.