Dari Presiden Jokowi, Penghargaan PPD Nasional Populerkan Tanah Datar

JURNALSUMBAR | Batusangkar – Dengan diraihnya Penghargaan PPD (Penghargaan Pembangunan Daerah) sebagai Juara 1 Nasional oleh Kabupaten Tanah Datar dari pemerintah pusat, kantor Baperlitbang Tanah Datar dipimpin Drs. Alfian Jamrah, MSi membuat kabupaten Tanah Datar dengan julukan ‘Luhak Nan Tuo’ populer di seantero Nusantara.

Ketenaran itu viral ke mana-mana, sehingga berbagai kabupaten dan kota di Indonesia membuat program mengunjungi Baperlitbang Tanah Datar, sekaligus belajar bagaimana sebuah kabupaten kecil di Sumatera Barat ini bisa meraih Juara Nasional di bidang pembangunan daerah.

Piala Penghargaan PPD merupakan Juara 1 Nasional tahun 2019 diterima Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi dari Presiden RI Jokawi, Kamis (9/5) di hotel Le Meridien Jakarta.

“Penilaian PPD se Indonesia itu diikuti 420 kabupaten-kota seluruh lndonesia. In shaa Allah Tanah Datar adalah kabupaten terkecil sukses meraih Juara 1 Nasional,” tutur Kepala Baper litbang Tanah Datar Drs Alfian Jamrah M Si seraya mengatakan Tanah Datar juga  Juara 1 tingkat Sumbar tahun 2019.

Baperlitbang Tanah Datar yang dipimpin Alfian, tidak hanya merebut  Juara 1 PPD Nasional dan PPD tingkat Sumbar tahun  2019 tetapi juga tahun  2017 berhasil menyabet Juara 1 Sumbar dan 15 besar Nasional, dan  tahun  2018 juara 1 Sumbar dan 10 besar Nasional.

Dengan berkah Allah SWT yang diserahkan Presiden Jokowi bulan Mei lalu, hampir puluhan pemerintah daerah lain berkunjung ke Baperlitbang Tanah Datar melakukan study dan diskusi tentang penyusunan perencanaan RKPD (Rencana kerja pemerintahan daerah) dan capaian pembangunan.” Usai Study dan diskusi pada umumnya mereka merasa puas “, ujar Alfian Jamrah berpenampilan kalem itu.

Dari catatan yang ada, jelas Alfian, Rabu (10/7), daerah yang telah melakukan kunjungan study referensi Penghargaan Pembangunan Daerah PPD adalah Kota Payakumbuh, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Tangerang. “Dua kabupaten lagi akan berkunjung , kabupaten Tebing Tinggi dan Kabupaten Musi Rawas,” ucap Alfian Jamrah.

Setelah  berakhir study dan diskusi, sebut Alfian, rombongan kita minta menginap di Hotel Emersia minimal satu malam, dan mengunjungi objek-objek  wisata dan gedung pusat promosi oleh-oleh khas Tanah Datar. “Kondisi ini membawa dampak positif terhadap ekonomi dan promosi wisata Tanah Datar,” kata Alfian mengakhiri. habede.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.