JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Jajaran Kodim 0310/SS, pada Kamis (18/7/2019) membina sebanyak 222 siswa/siswi SMK 3 Muarobodi, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Pembinaan tersebut berupa kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS), Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Wawasan Kebangsaan.
Pembinaan tersebut langsung dimotori Danramil 06/Plk Kapten Inf Ilham bersama Babinsa Koramil 06/Plk Kodim 0310/SS.
“Kegiatan itu bentuk Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) kepada siswa/i SMK 3 Muarobodi dan dilaksanakan disèkolah itu sendiri yang diikuti 222 siswa/siswi,”jelas Kapt Ilham.
Dandim 0310/SS, Letkol Inf Dwi Putranto, SAP, MIPol, menyebutkan, bahwa kegiatan yang dilakukan koramil di jajaran Kodim 0310/SS yaitu, dalam upaya menanamkan rasa nasionalisme kepada generasi muda penerus bangsa, melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.
“Nah, untuk itulah Komando Distrik Militer 0310/ SS menerjunkan anggota koramil beserta jajaran untuk memberikan materi Wasbang dan Bela Negara kepada siswa siswi baru yang ada di sekolah wilayah binaan masing-masing koramil,”terang Dandim 0310/SS, Letkol Inf Dwi Putranto, SAP, MIPol pada awak media, Jumat (19/7/2019).
Ditambakan Dandim, keterlibatan jajarannya dalam masa pengenalan lingkungan sekolah tersebut merupakan implementasi MoU antara Panglima TNI dan Kemendikbud dalam rangka penguatan pendidikan karakter siswa guna menangkal paham radikalisme di kalangan siswa itu sendiri serta menumbuhkan nilai-nilai ideologi pancasila sejak dini.
Lebih lanjut Dandim menyampaikan, bahwa di era globalisasi ini peran nilai-nilai pancasila sangat penting untuk tetap menjaga eksistensi kepribadian bangsa Indonesia. Dengan adanya globalisasi, batasan batasan diantara negara seakan tak terlihat, sehingga berbagai kebudayaan asing dapat masuk dengan mudah ke dalam masyarakat.
Pesatnya perkembangan teknologi informatika selain dapat memberikan dampak positif juga berdampak negatif bagi bangsa Indonesia. Jika kita dapat memfilter dengan baik berbagai hal yang timbul dari dampak globalisasi tentunya globalisasi itu akan menjadi hal yang positif karena dapat menambah wawasan dan mempererat hubungan antar bangsa dan negara di dunia. Tapi jika kita tidak dapat memfilter dengan baik maka hal-hal negatif dari dampak globalisasi dapat merusak moral bangsa dan eksistensi kebudayaan indonesia.
“Diharapkan, melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) diisi dengan pemaparan materi wawasan kebangsaan dan pemahaman Bela Negara dan materi Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dapat meningkatkan rasa nasionalisme, bela Negara dan cinta tanah air kepada siswa–siswi sekolah sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter siswa guna menangkal paham radikalisme,”papar Dandim. saptarius