Kegiatan Padat Karya Itu Bangun Infrastruktur di 43 Jorong di Sijunjung

164

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Waw..! Luar biasa..! Ternyata, melalui Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sijunjung—Pemkab Sijunjung, Sumatera Barat, pada tahun 2019 ini telah membangun infrastruktur di 43 Jorong dalam 27 nagari di 8 kecamatan di daerah tersebut.

Kegiatan tersebut melalui program kegiatan Padat Karya (PK). Pembangunan yang hampir rampung itu sesuai dengan surat keputusan Bupati Sijunjung bernomor; 188.45/31/KPTS-BPT-2019, tentang penetapan lokasi pelaksanaan kegiatan Padat Karya Infrastruktur Kabupaten Sijunjung 2019.

“Saat ini kegiatan tersebut sedang berjalan dengan sistem padat karya. Ini semua untuk mendorong terciptanya kesempatan kerja melalui dan kemudahan akses ekonomi di daerah untuk menanggulangi pengangguran, maka perlu dilakukan intervensi perluasan kesempatan kerja melalui padat karya ini dan itu sesuai dengan surat keputusan bupati,”jelas Kepala Dinas Nakertrans Sijunjung, Adlis,MT pada awak media Selasa (3/12/2019).

Disebutkan Adlis, pelaksanaan kegiatan Padat Karya (PK) itu berada di 43 jorong dalam 27 nagari dan di 8 kecamatan.
Seperti di Kecamatan Sumpurkudus terdapat di enam jorong dan di lima nagari.

Sedangkan di Koto VII kegiatan Padat Karya di dilaksanakan juga di enam nagari. Untuk Kecamatan Kupitan ada dua nagari yang melaksanakan kegiatan Padat Karya.

Tak hanya itu, kegiatan Padat Karya Infrastruktur juga dilaksanakan di tujuh jorong dalam Kecamatan IV Nagari.

“Kalau untuk Kecamatan Sijunjung kegiatan Padat Karya ini dilaksanakan di empat jorong dan di empat nagari,”terang mantan Kepala BAPPPEDA dan mantan Asisten III Pemkab Sijunjung itu.

Bukan itu saja, di Kecamatan Lubuktarok kegiatan Padat Karya Infrastruktur juga dilaksanakan di tiga jorong dalam tiga nagari. Sedangkan di Kecamatan Tanjung Gadang kegiatan Padat Karya Infrastruktur tersebut dilaksanakan di tujuh jorong di tiga nagari.

“Kalau di Kecamatan Kamang Baru kegiatan Padat Karya ini dilaksanakan di delapan jorong dari empat nagari. Diaharapkan hasil dari kegiatan ini bisa melebihi bobot dari anggaran yang ada karena kegiatannya kan sistem Padat Karya. Partisipasi masyarakat tentu sangat diharapkan,”ucap Adlis berharap kegiatan Padat Karya Infrastruktur itu membawa hasil yang positif.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendorong percepatan pembangunan pada kantong-kantong pertanian di masing objek Padat Karya, sehingga mempermudah masyarakat untuk membawa hasil pertanian mereka ke pusat pusat perdagangan baik di ibu kecamatan maupun di ibu kabupaten,” terang Adlis.

“Disamping itu akan dapat menekan biaya transportasi yang selama ini dirasakan oleh masyarakat masih merupakan beban biaya yang tinggi sehingga tentu mempengaruhi terhadap nilai jual hasil pertanian mereka,” tambah Kadis Nakertrans Sijunjung itu.

Adlis optimis, jelang tahun anggaran 2019, diyakini seluruh kegiatan yang tersebar di 43 jorong dalam 27 nagari dan di 8 kecamatan Kabupaten Sijunjung itu rampung. saptarius