Jaring Aspirasi, Warga Limokaum Minta Politisi Arkadius Perjuangkan Jalan Dua Jalur

231

JURNAL SUMBAR | Batusangkar – Mengenai jalan dua jalur dari Simpang Rawang, Tabek — Tugu Manunggal sekitar empat kilometer bakal dilaksanakan tahun 2019,  ‘ batal  ‘ dilaksanakan, karena biaya untuk pembebasan tanah kiri-kanan jalan masyarakat tidak tersedia di Pemda Tanah Datar.

Ketua  BPRN ( Badan perwakilan rakyat nagari) Cubadak Edi Karnelis, langsung menanyakan eksistensi jalan dua jalur tersebut kepada Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat  H Arkadius Dt Intan Bano dalam aktivitas Penjaringan aspirasi masyarakat Dapil VI Sumatera Barat di Gedung pertemuan kecamatan Limokaum, Rabu(15/1/20).

Menurut Edi Karnelis,  untuk pembebasan tanah masyarakat sudah diukur, dalam realisasinya tidak terbukti di lapangan, sehingga masyarakat masih bertanya – tanya, dan menunggu-nunggu keberadaannya jalan tersebut.

Untuk itu, Edi Karnelis mengharapkan kepada A Dt Intan Bano selaku anggota DPRD Sumbar dapat memperjuangkan jalan dua jalur itu itu untuk keindahan Batusangkar ” Apa lagi jalan dari Simpang Rawang — Tugu Manunggal sudah ramai dengan kehadiran kampus IAIN Batusangkar dinagari Cubadak ,” ucap Ediarman Karnelis.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumbar A Dt Intan Bano menjawab pertanyaan Edi Karneslis , akan membawa dan membicarakan kondisi Jalan dua jalur dari Simpang rawang – manunggal sekitar 4 km itu dengan anggota DPRD tingkat provinsi ” Namun yang sebaiknya untuk pembebasan tanah masyarakat itu, tidak menggunakan dana APBD Kabupaten atau APBD Provinsi, tetapi dicarikan dana APBN pusat ,” saran A Dt Intan Bano.

Ditambahkannya, seharusnya jalan-jalan utama menuju Batusangkar Kota Budaya sudah harus dua jalur,sehingga Batusangkar punya imej khusus bagi pelancong yang berkunjung ke Batusangkar.

Jalan-jalan masuk utama itu, adalah, Tugu Manunggal — Kota Batusangkar, Nagari Tabek Patah — Batusangkar, Nagari Minangkabau — Batusangkar, Nagari Saruaso — Batusangkar. ” Dengan kehadiran jalan-jalan dua jalur itu akan menambah gelar Batusangkar, ” pungkas Dt Intan Bano.

Dalam aktivitas penjaringan aspirasi itu, masyarakat telah menyampaikan berbagai masalah tentang bantuan mesjid Makmur Cubadak, bantuan In fokus SD 01 Limokaum, WC SD, BUMNAG, Irigasi, pupuk, bansos, rehab mesjid Limokaum, dan lain-lain.

Menjawab semua itu, A Dt Intan Bano yang juga Balonbup Tanah Datar 2021 — 2026, semua aspirasi Bapak-bapak, dan ibu-ibu itu akan bisa direalisasikan ” Kalau saya sempat menjadi bupati Tanah Datar periode mendatang ,” tekan A Dt Intan Bano berseloroh.

Acara penjaringan aspirasi masyarakat itu dihadiri, Camat Limokaum Hendra Setiawan, Forkopimca Limokaum, wali nagari, BPRN, BUMNAG, anggota PKK, Dharmawanita, Kepala sekolah, dan undangan lain. habede.