Terlihat Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir meninjau pelaksanaan seleksi Calon Pimpinan BazNas
JURNAL SUMBAR| Sijunjung –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung, Sumatera Barat, memulai tahapan seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sijunjung periode 2026–2031.
Seleksi tersebut dibuka oleh Panitia Seleksi, Kasi Binmas Kemenag Sijunjung, H. Yoni Hendra, M.A., di Lab. Komputer SMA Negeri 2 Sijunjung pada Kamis, 30 April 2026.
Sebanyak 12 peserta mengikuti rangkaian Tes Kompetensi Dasar (TKD) menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT), dilanjutkan dengan penulisan makalah. Tahapan itu menjadi bagian awal untuk mengukur kompetensi, integritas, serta kapasitas gagasan para calon dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di daerah.
Seleksi pimpinan BazNas ini dipandang strategis oleh pemerintah daerah, mengingat peran BazNas tidak hanya sebagai lembaga penghimpun dana umat, tetapi juga mitra pemerintah dalam pengentasan berbagai persoalan sosial, mulai dari kemiskinan hingga kemandirian ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, Yoni Hendra mengatakan bahwa Peserta menjalani Tes Kompetensi Dasar berbasis CAT dengan 1OO soal dan waktu pengerjaan selama dua jam. Setelah itu, mereka diminta menulis makalah untuk menilai kemampuan analisis, gagasan, serta inovasi dalam pengelolaan zakat.
Ia mengatakan bahwa test CAT dan Penulisan makalah ini merupakan tahapan ke-6 yang dimulai dari pembentukan tim seleksi, rapat persiapan, pengumuman, seleksi administrasi sampai test CAT.
“Sesuai dengan teknisnya, ini merupakan hari pertama pertemuan antara peserta seleksi dengan tim seleksi yang terdiri dari unsur pemerintah yang langsung diketuai oleh Plh Sekdakab Sijunjung, Jaheri, S. Sos. M. Si, dari unsur Kementrian Agama yaitu, Yoni Hendra, dan dari unsur ulama yaitu Ketua MUI Sijunjung, Sukri Rahmad, Lc. MH, “, ujarnya.
Bupati Sijunjung, Benny Dwifa saat peninjauan seleksi mengatakan, proses seleksi ini tidak semata-mata soal pergantian kepengurusan, melainkan momentum untuk memperbaiki dan memperkuat tata kelola Baznas ke depan. Ia menilai BazNas harus dikelola secara profesional dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Hal paling penting bukan soal siapa mengganti siapa, tetapi bagaimana tata kelola Baznas ini menjadi lebih baik. Baznas tidak hanya menghimpun zakat, infak, dan sedekah, tetapi harus berdimensi sosial dan ekonomi,” ujar Benny.
Bupati Benny turut mengapresiasi kinerja BazNas Kabupaten Sijunjung periode 2021–2026 di bawah kepemimpinan Ketua Baznas H. Hidayatullah, Lc. MA beserta jajaran. Ia menilai kinerja Baznas selama periode tersebut berhasil meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
Kegiatan seleksi ini turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sijunjung, H. Okto Verisman, Plh Sekda, Jaheri, S. Sos. M. Si., Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat selaku Ketua Sekretariat Tim Seleksi, Admiriska, S.AP., Ketua BazNas Kabupaten Sijunjung periode 2021–2026, H. Hidayatullah, Lc. M.A., serta seluruh peserta seleksi. (Andri)


