Legislator Dt Rangkayo Mulie: Pemerintah Nagari Jangan Takut Gunakan Dana Nagari

JURNAL SUMBAR | Batusangkar – Setiap kali membicarakan Musrenbang, kita bicara tentang infrastruktur, agak kurang pemerintah nagari membahas, dan memasukan tentang pembangunan non fisik.

Untuk itu, pemerintah nagari diharapkan juga memasukan kegiatan pembangunan non fisik dalam pembahasan musrenbang, tekan Legislator DPRD Tanah Datar Andrijinil Dt Rangkayo Mulie dalam aktivitas pembukaan Musrenbang nagari Padang Magek, kecamatan Rambatan di kantor wali setempat, Rabu(29/1/20).

Dari laporan Pj wali nagari Mukhlis yang saya amati, sebut A. Dt Rangkayo Mulie kurang terdengar program pembangunan non fisik dimasukan dalam kegiatan pembangunan non fisik tahun 2019.

Sebenar nya, Nagari Padang Magek punya dana anggaran sekitar Rp 3 milyar, 40 persen atau kira-kira Rp 1, 3 milyar dari anggaran tersebut bisa digunakan untuk kegiatan non fisik, tambah A.Dt Rangkayo Mulie.

Dalam penggunaan anggaran nagari, Legislator A. Dt Rangkayo Mulie mengharapkan pemerintah nagari tidak takut, dan khuatir manggunakan dana anggaran nagari asalkan sesuai aturan ,dan prosedur berlaku.

Dana nagari itu, ujar A. Dt Rangkayo Mulie dapat digunakan untuk pemberdayaan seperti penyuluhan adat , budaya, agama, pendidikan, pelatihan home industri, keterampilan jahit menjahit, dan guru honor.

Sementara itu, Pj Wali Nagari Padang Magek, Mukhlis pada kesempatan itu melaporkan LKP  ( Laporan kegiatan pembangunan ) nagari padangmagek tahun 2019 dan tahun 2020.

Dalam Musrenbang nagari Padangmagek yang bakal direalisasikan tahun 2021 sudah dimasukan aspirasi masyarakat, dan berbagai rancangan pembangunan yang dibutuhkan nagari Padangmagek.

Musrenbang nagari Padang Magek yang dibuka bupati diwakili Kadis PMDPPKB Nofendril, dihadiri anggota DPRD, Camat Rambatan Liza Martining, Forkopimca, mantan wali nagari Padangmagek Syafwardi A, Wali Jorong,  pemuka masyarakat, dan undangan lain – habede.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.