Selain Banjir, Longsor Hantam Dua Nagari di Sijunjung, Wabup Arrival Boy Ajak Warga Berdoa Agar Air Surut

935

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Tak hanya bencana banjir, namun bencana longsor pun menghantam dua Nagari di Kabupaten Sijunjung, Sumatara Barat.

Peristiwa bencana longsor itupun bersamaan dengan banjir bandang yang terjadi di sejumlah daerah di kabupaten yang dipimpin Bupati Yuswir Arifin itu.

Akibat hujan yang berkepanjangan sejak Jumat hingga Sabtu (7-8/2/2020), selain menyebabkan banjir juga menyebabkan tanah longsor dibeberapa titik.

Hal itu diungkapkan Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Sijunjung, Henry Chaniago. Menurut mantan Kabag Humas itu, peristiwa tanah longsor terjadi di Nagari Taratak Baru, Kecamatan Tanjung Gadang dan di Nagari Kampung Dalam Kecamatan Lubuktarok.

“Dari laporan yang masuk ada dua lokasi yang mengalami tanah longsor,” kata Henry Chaniago seperti dikutif dari harianhaluan.com.

Tak ayal, akibat bencana longsor itu membuat badan jalan yang terhububg di nagari Taratak Baru tersebut tertutup material tanah longsor.

Begitu juga di Nagari Kampung Dalam, Kecamatan Lubuktarok, akses warga terganggu karena material longsoran meluber ke badan jalan.

“Untuk membersihkan badan jalan yang tertimbun material tanah longsor, sambung Henry Chaniago, alat berat sudah meluncur ke lokasi. “Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR,” ucapnya.


BERDOA – Wabup Arrival Boy ajak warga berdoa supaya banjir segera surut

Akibat bencana yang menimpa di sejumlah daerah itu, Wabup Sijunjung Arrival Boy pun turun langsung ke lokasi.

“Telah terjadi banjir galodo dan longsor di daerah Batu Manjulur, Kecamatan Kupitan dan dibeberapa daerah lainnya di Sijunjung,”kata Wabup Arrival Boy.

“Saya bersama Kalaksa dan rekan – rekan BPBD Kabupaten Sijunjung berserta walinagari dan perangkat walinagari Batu Manjulur meninjau lokasi bencana longsor dan banjir bandang yang mengakibatkan satu buah jembatan rusak berat (putus-red) dan tidak bisa di lalui lagi yang diakibatkan derasnya curah hujan,”tulis Arrival Boy dalam.akun facebooknya, Sabtu (8/2/2020).

“Kita berdoa agar air segera surut, dan tentunya agar kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari bencana ini,”ucap Arrival Boy memimpun doa di lokasi bencana. saptarius