Silaturahmi Bersama Orangtua Santri, Ini Pesan Ketua Dewan Penasehat Ponpes Darul Falah Lubuktarok

339

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Ketua Dewan Penasehat Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah, Nagari Lubuktarok, Kecamatan Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Drs Haji Syafrizal Intan Kayo,MSi, dihadapan ratusan orangtua santri (walimurid-red) mengajak agar para santri untuk selalu mendalami ilmu agama.

Ungkapan itu disampaikan Drs Haji Syafrizal Intan Kayo,MSi dihadapan walimurid Ponpes Darul Falah Lubuktarok saat menghadiri acara silaturahmi bersama pada Sabtu (1/2/2020) di Ponpes setempat.

Selain dihadiri para walimurid, silaturahmi itu juga dihadiri para tokoh masyarakat setempat dan Pimpinan Ponpes, Kepala KUA serta camat dan undangan lainnya.


SERIUS – Orangtua santri Ponpes Darul Falah Lubuktarok serius mendengarkan penyampaian pesan dari Ketua Dewan Penasehat Ponpes tersebut

Dikatakan Syafrizal, Ponpes itu seharusnya memiliki uztad, kyai, dan juga ada masjid serta mempelajari kitab kuning.

“Keberadaan Ponpes itu diatur undang-undang (UU) Ponpes No.18/2019, yang mana pembiayaannya ditangani Pemerintahan Pusat dan Pemrintah Daerah,”terang Syafrizal yang juga Kabiro Umum Kemenag RI itu.

Dijelaskan Syafrizal, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. UU Pesantren dilahirkan untuk memberikan pengakuan dan independensi pondok pesantren (Ponpes) dalam melaksanakan fungsi pendidikan.

Kendati begitu, hadirnya UU Pesantren diharapkan tidak membuat ponpes di Indonesia bergantung pada negara.”Ponpes yang ada di Indonesia sangat dikenal kemandiriannya. Karena itu, kehadiran UU Pesantren tidak membuat kemandirian ponpes di Indonesia merosot, namun justru semakin maju,”terang Syafrizal yang juga kandidat Bacalbup Sijunjung 2020 itu.

“Adanya UU Pesantren seharusnya tidak menjadikan ketergantungan pada negara. Hadirnya negara lewat UU ini adalah sebagai guide lines bagi pengelolaan pesantren. Diharapkan UU ini menjadi instrumen optimalisasi untuk mencapai pesantren yang maju dan lebih baik.” ujar Syafrizal dalam acara dalam silaturahmi itu.


PONPES – Drs Syafrizal Intan Kayo,MSi, tunjukan kepeduliannya pada Ponpes

Ditambahkan Syafrizal lagi, pesantren harus bisa memetakan potensinya masing-masing untuk memacu kemandirian, baik melalui koperasi atau usaha di bidang pertanian dan peternakan.

“Karyawan atau pegawainya, bisa mengoptimalkan santri pasca sekolah (senior) yang biasanya masih ikut mondok. Selain bisa membantu pesantren dari segi ekonomi, juga mendidik santri agar siap berusaha setelah keluar dari pondok nanti,”tambah Syafrizal.

Agar lebih maksimal, kata Syafrizal, perlu ada pendampingan yang intens dari dinas terkait kepada pesantren-pesantren. “Misal Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, atau Koperasi dan UMKM,”sebut Syafrizal.

Pada acara bertajuk silaturahmi itu, Kabiro Umum Kemenag RI juga menyerahkan bantuan sebesar Rp5 juta kepada Ponpes Darul Falah yang diterima langsung Pimpinan Ponpes setempat.saptarius