JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Pemerintah Nagari Aie Angek, dan Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, melakukan gotongroyong (Goro) bersama membersihkan bahu jalan kabupaten di daerah itu.
Kegiatan pemeliharaan insfrastruktur itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab bersama antara pemerintah dengan masyarakat.
Nah, menyadari hal tersebut, Walinagari Aie Angek, Asrial, bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sijunjung serta masyarakat dari 7 Jorong setempat melakukan gotong royong (Gori) membersihkan bahu jalan, pada Minggu (23/8/20) lalu.
Menurut Asrial, kegiatan gotong royong dilakukan guna membersihkan bahu jalan serta tebing di pinggir jalan Kabupaten di lingkungan Kenagarian Aie Angek.
“Pembersihan bahu dan tebing dari rerumputan dan pohon-pohon dilakukan karena tanaman tersebut telah mengganggu keselamatan pengguna jalan raya,” ujarnya.
“Jalan ini merupakan jalan utama bagi masyarakat ke ibukota Kabupaten, dan kondisinya telah rawan kecelakaan karena telah ditumbuhi pepohonan yang dapat mengganggu pandangan pengguna jalan yang akhirnya dapat mengancam keselamatan pengguna jalan,” lanjutnya.
“Menyadari hal itu kita laksanakan gotong royong Nagari . Kita libatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sijunjung dan instansi terkait lainnya agar terjadinya kebersamaan dalam mengatasi persoalan-persoalan yang ada di Nagari,” terangnya.

Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung, Sarwo Edi, Selasa (25/8/2020) malam membenarkan hal itu. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan gotong royong tersebut.
“Karena pemeliharaan insfrastruktur terutama jalan merupakan tanggung jawab kita bersama. Seperti kita ketahui bahwa pada Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung alokasi anggaran untuk pemeliharaan rutin ini terbatas. Lebih lanjut disampaikan bahwa pelaksanaan gotong royong masyarakat ini hendaknya menjadi inspirasi bagi yang lainnya,” sebutnya. rilis