Warga Nagari Sungai Tanang Dilatih Pengolahan Produk Ikan

JURNAL SUMBAR | Padang — Puluhan warga pemilik warung yang ada disekitar Sungai Tanang, Kecamatan Banuhampu, Agam, yang belum variatif dalam aneka olahan makanan produk makanan ikan saat ini sudah mendapatkan pelatihan.

Demikian dikatakan Ketua Tim Pengabdian Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga Fakultas Pariwisata dan Perhotelan Universitas Negeri padang (FPP UNP), Dr Elida, Selasa (22/9) ketika diwawancarai.

“Nagari Sungai Tanang mempunyai bahan baku yang berlimpah dari kolam Ikan yang dapat diolah menjadi berbagai macam aneka olahan makanan. Namun selama ini masih minim keterampilan masyarakat untuk itu, pada hal bahan dasar hasil kolamnya cukup,” ujar Elida, didampingi Wiwik Gusnita, SPd, MSi dan Cici Andriani, SPd, MPd.

Elida menambahkan, tim pengabdian jurusan IKK FPP yang dipimpinya memilih Nagari Sungai Tanang karena nagari ini dipersiapkan sebagai kawasan wisata terpadu Di Sumatera Barat. Persoalanya keterampilan warga dalam membuat aneka olahan makanan masih minim, sehingga produk makanan yang dijual tidak bervariasi

“Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian kami telah memberikan pengetahuan dan melatih dalam pembuatan aneka olahan makanan yang berbahan dasar hasil kolam. Menjadi makanan spesifik daerah yang bisa di perjual belikan,” terannya.

Elida mengharapkan dengan membuat beberapa produk hasil olah ikan yang dilatihkan dapat memberikan bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan produk serta dapat memasarkan produk yang memiliki daya saing.

Dengan program Pelatihan Pengolahan Produk Ikan Bagi Pedagang Kecil Dalam Pengembangan Ekonomi Nagari Berbasis Ekonomi Pariwisata Di Nagari Sungai Tanang Kabupaten Agam, yang telah dimulai bulan April tahun 2020 lalu dan direncanakan berakhir bulan Desember mendatang, Wali Nagari Sungai Tanang Ferry Nata Kusuma cukup antusias merespon dan memfasilitasinya.

“Saya selaku Walinagari berterimakasih kepada tim pengabdian UNP ini, karena telah memberdayakan warga yang pemilik warung-warung kecil di lokasi wisata Air Sungai Tanang. Dengan pelatihan ini akan ada makanan spesifik nantinya,” ujar Ferry Nata Kusuma via ponselnya. (Age)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.