Dipenghujung Jabatan Bupati Yuswir Arifin, Dinas Parpora Sijunjung Raih The Best Improvement Wisata Award 2020

292

Inilah Penghargaan Best Improvement Wisata Award 2020

JURNAL SUMBAR | Padang – Sungguh sangat luar biasa. Setelah berhasil meraih penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award tahun 2020 dari Kementerian Kesehatan belun lama ini.

Kini, diakhir masa jabatan Bupati Yuswir Arifin hasil buah “Kakok Tangan” Kepala Dinas Parpora Sijunjung, Afrineldi,SH dan jajarannya berhasil menyumbangkan dan meraih The Best Improvement Wisata Award 2020.

Hebatnya lagi, Kabupaten Sijunjung yang dikenal dengan Geofark Silokek dan Kampung Adat itu, ternyata berhasil membuat Kabupaten Sijunjung, meraih The Best Improvement Wisata Award 2020.


Raih penghargan begensi kategori The Best Improvement

Dalam penilaian Peduli Wisata Award (PWA) 2020 berbasis digital bidang The Best Improvement, Kabupaten Sijunjung berada diposisi kedua setelah Kabupaten Solok dan posisi ketiga diraih Kabupaten Padang Pariaman.

Penghargaan bergensi Peduli Wisata Award dan GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) Award itu diserahkanGubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno Irwan.

Bahkan Gubernur juga mengapresiasi terhadap semua daerah yang meraih Peduli Wisata Award termasuk Kabupaten Sijunjung. Penyerahan award itu berlangsung di Auditorium Gubernuran, Provinsi Sumatera Barat, pada Kamis (19/11/2020).


Penghargaan The Best Improvement di Raih Kabupaten Sijunjung

Peduli Wisata Award atau PWA merupakan merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap kepedulian bupati/wali kota dalam pertumbuhan pariwisata dan peningkatan ekonomi kreatif untuk kabupaten/kota yang bersangkutan. Sedangkan GIPI Award digagas oleh GIPI Sumatera Barat sebagai apresiasi dan penghargaan untuk pelaku usaha pariwisata di Sumatera Barat.

“Kami memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan GIPI Sumbar atas pelaksanaan kegiatan ini. Saya berharap PWA dan GIPI Award ini terselenggara terus di masa yang akan datang dan bisa menjadi motivasi bagi kabupaten/kota di Sumatera Barat untuk berlomba-lomba memajukan Industri Pariwisata di daerahnya masing,” ujar Irwan Prayitno yang juga ditujukan pada Pemkab Sijunjung dan terkhusus Dinas Parpora.

Untuk diketahui, keberhasilan itu juga tak terlepas dari binaan Sekdakab Sijunjung, Zefnihan secara bersama, ia dengan Kadis Parpora Sijunjung, Afrineldi dan jajarannya, mengelola dan mengembangkan wisata Sijunjung agar kian mendunia dan dikenal dunia.


Mewakili Bupati, Kadis Parpora Sijunjung, Afrineldi,SH terima penghargaan The Best Improvement yang diserahkan Gubernur Sumbar

Apalagi Kabupaten Sijunjung juga tak hanya dikenal dengan perkampungan adat dengan deretan Rumah Gadang yang kaya nilai budaya. Namun, terdapat satu objek wisata alam yang rugi bila tak dikunjungi saat melancong ke Sijunjung.

Namanya Geopark Silokek. Lokasinya berjarak sekitar 16 kilometer dari Muaro Sijunjung (Ibu Kota Kabupaten Sijunjung). Tepatnya, di Jorong Tanjung Medan, Nagari Silokek. Wisata satu itu, merupakan salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Sijunjung.

Tak sulit untuk sampai ke objek wisata alam itu. Hanya butuh waktu sekitar 15 menit dari pusat ibu kota Sijunjung. Selama perjalanan, pengunjung juga disajikan jalan yang berliku. Meski demikian, akses kendaraan cukup bagus dengan aspal yang mulus.


Kawasan Wisata Geofark Siloke

Rasa lelah selama menempuh perjalanan akan terbayar ketika sampai di wisata alam ini. Tebing-tebing berbatuan menjulang tinggi tak kalah hebat menyita mata. Tebing berbatuan di Geopark Silokek tersebut konon kabarnya telah berusia ratusan tahun.

Beberapa tebing berbatuan juga tampak berlubang. Pepohonan yang rindang di sisi kiri dan kanan menambah sejuknya udara di objek wisata alam Silokek. Keindahan alam yang eksotik ini sangat cocok bagi Anda melepas penat dari iruk pikuk kesibukan di ibu kota yang padat.

Di kawasan Geopark Silokek juga terdapat aliran sungai Batang Kuantan. Airnya yang deras juga cocok menikmati olahraga ekstrem arung jeram. Beberapa waktu lalu, di aliaran sungai ini juga diadakan iven arung jeram kelas dunia.

Itulah salah satu keunggulan dalam penilaian Peduli Wisata Award (PWA) 2020 bagi Ranah Lansek Manih itu, yang menempatkan Sijunjung diposisi kedua dalam kategori The Best Improvement.

“Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan semua pihak, yang tentunya tak mungkin kami sebut satu persatu. Yang jelas, keberhasilan ini keberhasilan kita semua. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih pada kawan-kawan dan semua yang terkait atas berhasilnya Kabupaten Sijunjung meraih The Best Improvement,”ucap Kadis Parpora Sijunjung penuh senyum.

“Semoga dengan momen dan penghargaan ini akan semakin menambah semangat Pemkab Sijunjung dan seluruh unsur terkait untuk terus membangun dan mengembangkan sektor kepariwisataan di Kabupaten Sijunjung,”ucap Afrineldi.


Kadis Parpora Sijunjung, Afrineldi,SH

Selain itu, dalam moment yang sama, salah satu Pokdarwis yaitu pokdarwis Batang Taye Silokek juga mendapatkan piagam penghargaan sebagai nominator pokdarwis terbaik tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Disisi lain, ketika itu, Kadis Pariwisata Sumatera Barat, Novrial dalam laporannya sebagai ketua penyelenggara, menyebut penghargaan itu sebagai indikator.

“Penghargaan ini sebagai sebuah ukuran dan indikator kepedulian pimpinan daerah untuk membangun pariwisata di daerahnya,” kata dia.ius