Terjadi di Solok Sumbar, Suami Istri Tewas Bersimbah Darah, Ini kisahnya

677

Setelah menusuk istrinya hingga tewas, Ys Putuskan Bunuh Diri dengan Menggorok Lehernya Sendiri
Ilustrasi 

JURNAL SUMBAR | Solok – Polisi terus mengungkap pemicu meninggalnya sepasang suami istri di Nagari Saok Laweh, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Minggu (1/11/2020). Peristiwa yang menggegerkan itu kini terus diselidiki polisi.

Berdasarkan informasi dari saksi-saksi di lokasi kejadian, sebelum meninggal keduanya itu sempat cekcok permasalahan mengasuh anak.

“Kejadian itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB sore tadi. Berawal ketika sang suami berinisial Ys (47) mendatangi istri siri nya berinisial Sr (40) meminta untuk mengasuh anaknya yang masih berumur enam tahun,” ujar Kapolres Solok Arosuka, AKBP Ashar seperti dikutif Harian Haluan.

Ditambahkannya, Sr kemudian menolak untuk mengasuh anak tersebut dengan alasan bukan anak kandungnya. Akibat dari penolakan tersebut terjadi adu mulut antara kedua belah pihak dan membuat Ys marah besar.

“Karena emosi, Ys kemudian menarik tangan istri sirinya itu ke dapur dan menusuknya hingga meninggal dunia. Usai menusuk istrinya, Ys memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan menggorok lehernya sendiri” sebutnya.

Sementara itu, kata dia, anak Sr melihat ibunya sudah bersimbah darah langsung histeris dan meminta bantuan kepada tetangganya. Setelah mendapat informasi, pihak kepolisian langsung menuju lokasi.

“Sekitar pukul 17.00 WIB, kami sampai di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah melakukan olah TKP, kedua korban dilarikan kerumah sakit M Nasir untuk dilakukan identifikasi,” tandasnya.

Sementara itu diketahui, sambung Ashar, Sr meninggalkan tiga orang anak dari suami pertamanya, sedangkan Yusrial adalah meninggalkan satu orang anak dari istri pertama. Sedangkan keduanya hingga saat belum dikarunia anak hasil dari pernikahan mereka.

“Namun hasil dari pernikahannya, sepasang suami istri belum dikaruniai anak. Tapi yang menjadi pemicunya, ketika Ys hendak menitipkan anak kandungnya, Sr menolak kenapa tidak diasuh oleh istri pertamanya. Karena itulah Ys akhirnya menghabisi nyawa Sr” tandasnya. sumber;harian haluan